APBN Perubahan Kementerian Ristek Disetujui RP 250 M

APBN Perubahan Kementerian Ristek Disetujui RP 250 M

- detikFinance
Senin, 23 Mei 2005 21:31 WIB
Jakarta - Komisi VII DPR menyetujui dan mendukung APBN Perubahan 2005 untuk Kementerian Riset dan Teknologi (Ristek) sebesar Rp 250 miliar.Keputusan itu mengemuka dalam rapat kerja Komisi VII DPR dengan Menneg Ristek Kusmayanto Kadiman selama 6,5 jam hingga pukul 15.40 WIB di Gedung DPR/MPR, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Senin (23/5/2005).Menanggapi hal itu Kusmayanto kepada wartawan menyatakan senang dan bahagia. Menurutnya, hanya kementeriannya yang sangat beruntung karena selalu didukung Komisi VII DPR. "Ini beyond expectation," katanya.Mengenai rencana penggunaan anggaran, dia menuturkan akan mendukung upaya swasembada beras dan gula, serta mengupayakan pengembangan tenaga listrik dan pembuatan relai televisi di daerah perbatasan dan pulau-pulau terluar dari wilayah Indonesia.Dalam pengurangan ketergantungan terhadap produk asing, dia menyatakan akan mengembangkan pembuatan pistol untuk tentara dan senapan serbu. Selama ini baru dibuat pistol jenis revolver untuk polisi.Lalu pengawasan dana? "Saya akan sangat hati-hati dan saya akan tengok betul," kata Kusmayanto.Rapat kerja yang dipimpin Ketua Komisi VII DPR Agusman Effendi bersama wakilnya Alvin Lie dan Sonny Keraf juga menelurkan lima rekomendasi. Pertama, meminta Kementerian Ristek dalam merealisasikan APBN Perubahan dengan tepat dan dapat dipertanggungjawabkan. Kedua, agar bekerja sama dengan Depdagri untuk membenahi lembaga Ristek daerah. Ketiga, untuk lebih intensif berperan dalam teknologi penanggulangan sampah.Keempat, memberikan perhatian khusus kepada aspek lingkungan tambang dan perminyakan. Kelima, agar RAPBN 2006 diarahkan pada program prioritas untuk meningkatkan kemampuan kemandirian bangsa dalam bidang teknologi yang sangat dibutuhkan untuk pangan, energi, informasi, komunikasi, transportasi, pertahanan, kesehatan, dan penumbuhan serta pemanfaatan aspek keunggulan lokal di daerah. (sss/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads