Follow detikFinance
Kamis 12 Oct 2017, 15:24 WIB

Ke Sumsel, Mentan Panen Padi di Lahan Tidur 400 Ha

Raja Adil Siregar - detikFinance
Ke Sumsel, Mentan Panen Padi di Lahan Tidur 400 Ha Foto: Raja Adil Siregar/detikcom
Palembang - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman panen raya padi di lahan rawa lebak, Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Lahan tidur seluas 400 hektare (ha) ini diklaim bisa panen sampai tiga kali yang sebelumnya hanya satu kali panen dalam setahun.

Lahan seluas 400 ha yang ada di Ogan ilir merupakan lahan rawa pasang surut. Melalui teknologi tanggul dengan mengeluarkan air berlebih dan memompa air saat musim kemarau atau surut di lahan suboptimal lahan rawa sebelum digunakan untuk pertanian.

"Jadi hari ini kita ada panen padi di lahan rawa lebak, ini merupakan lahan pertanian padi dengan teknologi tanggul dan pompa air. Mengapa, karena lahan ini merupakan lahan pasang surut yang sudah lama tidur (tidak digunakan)," terang Mentan usai melakukan panen bersama petani, Kamis (12/10/2017).

Lahan tidur ini sendiri, lanjut Mentan, karena dalam satu tahun masyarakat hanya melakukan mengelola untuk menanam padi yakni di musim kemarau. Sementara saat musim air pasang atau penghujan, masyarakat bekerja sebagai pencari ikan di lahan tersebut.

"Satu tahun lalu saat saya datang kesini (Ogan Ilir), itu masyarakat hanya satu kali gunakan lahan untuk menanam padi dan saat musim penghujan hanya cari ikan karena sawahnya jadi kolam. Tapi sekarang yang seharusnya ini musim paceklik, masyarakat bisa panen," sambungnya.

Selain itu, jika biasanya masyarakat hanya bisa menghasilkan 5-6 ton/ha padi saat panen, dengan teknologi ini bisa mencapai 7-8 ton/ha. Penerapan teknologi ini, menurut Amran sesuai instruksi Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan menjaga stok pangan.

"Sesuai instruksi Presiden, kita utamakan kesejahteraan petani dengan pengoptimalan lahan tidur. Kalau biasanya kita oktober tidak ada panen, ini kita lakukan panen dan masyarakat dapat manfaatnya, stok pangan kita juga pasti aman," tutupnya.

Sebagaimana diketahui, Sumatera Selatan saat ini memiliki 438 ribu hektare lahan rawa pasang surut yang bisa dikelola sebagai lahan pertanian. Melalui teknologi tanggul dan pompa air lahan-lahan tidur ini rencananya akan digunakan sebagai cetak lahan sawah seperti yang ada di Lebak.

Dengan keberhasilan ini, Ogan Ilir menjadi project percontohan di 7 daerah di Sumatera dan Kalimantan. Diharapkan, dengan konsep ini gabah petani juga dapat terserap secara maksimal.

Turut hadir dalam panen bersama Mentam dan petani yakni Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan Pending Dadih Permana dan Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed