BPH Migas Gagas Minyak Tanah Baru Harga Murah

BPH Migas Gagas Minyak Tanah Baru Harga Murah

- detikFinance
Rabu, 25 Mei 2005 21:31 WIB
Jakarta - Melambungnya harga BBM telah meningkatkan beban masyarakat. Untuk menanggulanginya, BPH Migas akan menggagas minyak tanah baru berupa campuran antara kerosene dengan minyak bakar dengan harga murah Rp 600 per liter."Kami gagaskan ini karena yang terpenting bagi rakyat kompor tetap ngebul," kata Kepala BPH Migas Tubagus Haryono kepada detikcom dan Media Indonesia usai RDP dengan komisi VII mengenai minyak tanah baru di gedung BPH Migas, Jl. Gatot Subroto, Jakarta (25/5/2005).Namun diakui, minyak tanah baru ini kualitasnya lebih rendah dengan warna dan jelaga lebih gelap. Kadar karbon minyak bakar ini di atas 40 persen."Minyak ini sedang ditelili Lemigas sejak sebulan lalu dari sisi aspek lingkungan, kapilaritas dan komposisi perbandingan minyak bakar dan kerosene yang cocok. Target selesai penelitian bulan Juni," ungkapnya.Bila hasil penelitian Lemigas menyatakan minyak tanah ini layak, maka sebaiknya dapat dilaksanakan secepatnya. Pemerintah diharapkan dapat menghemat subsidi BBM sebesar Rp 15,762 Triliun dari penjualan minyak tanah baru ini."Pemerintah tak perlu repot karena tidak mengubah desain kilang. Pencampuran dapat dilakukan di depot dan rumah tangga tidak perlu mengganti kompor," urai Tubagus.Selain itu, distribusinya minyak tanah ini dapat tepat sasaran karena tidak dapat dijual ke industri dan tidak dapat digunakan kapal nelayan. "Juga tidak bisa diselundupkan ke luar negeri karena bukan kerosene murni," katanya. (fab/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads