BPH Migas Belum Terima Keluhan Soal Kerugian Pabrik Keramik

BPH Migas Belum Terima Keluhan Soal Kerugian Pabrik Keramik

- detikFinance
Rabu, 25 Mei 2005 22:20 WIB
Jakarta - Turunnya pasokan gas dari Perusahaan Gas Negara (PGN) mengakibatkan kerugian pabrik keramik sebesar Rp 500 Juta setiap kali pengovenan keramik. Namun keluhan dari Asosiasi Aneka Keramik INdonesia (ASAKI) itu belum diterima BPH Migas."Saya justru tahu masalah ini dari wartawan," kata Kepala BPH Migas Tubagus Haryono kepada detikcom dan Media Indonesia usai RDP dengan komisi VII di gedung BPH Migas, Jl. Gatot Subroto, Jakarta (25/5/2005).Saat ditanya mengenai permintaan ASAKI agar BPH Migas menjadi wasit dalam kontrak antara PGN dengan ASAKI, Tubagus mengaku bersedia. Menjadi wasit adalah tugas BPH Migas."Saya rasa terganggunya pasokan gas ke pabrik keramik dikarenakan terganggunya pasokan gas dari lapangan Pertamina ke PGN, PGN sangat tergantung sekali dengan Pertamina," jelasnya.Ia berharap kedua belah pihak dapat duduk bersama membahas masalah ini dengan mengikutsertakan BPH migas agar ditemukan solusinya."Saya harap kedua belah pihak ada yang menghubungi saya agar bisa di follow up dan mengetahui sumber masalah. Sejauh mana force majeur yang dimaksud PGN ke ASAKI," kata Tubagus. (fab/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads