Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara menjelaskan prospek ekonomi makro yang kondusif dan stabil, didukung oleh perbaikan iklim investasi yang terus terjadi di Indonesia.
"Kondisi ekonomi Indonesia saat ini bisa menjadi momentum yang tepat untuk mengundang para investor untuk berinvestasi di sektor yang mempunyai nilai tambah, termasuk sektor pariwisata," kata Mirza dalam acara Regional Investment Forum (RIF) di Hotel Grand Inna Padang, Senin (16/10/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mirza menyebutkan daerah harus melaksanakan regional investment forum yang bertujuan untuk meningkatkan investasi di sektor pariwisata sebagai upaya yang penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
Dia menjelaskan BI memandang RIF Padang 2016 ini diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan pendapatan devisa dan menciptakan lapangan kerja.
"Bank Indonesia senantiasa siap untuk mendukung upaya-upaya Pemerintah dalam rangka mendorong investasi di Indonesia," paparnya.
Berdasarkan data BI pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat kuartal II 2017 tercatat 5,32% tumbuh dibandingkan kuartal I 2017 4,98%.
Dia mengaku optimis Indonesia bisa menjadi salah satu negara yang pertumbuhan ekonominya ditopang oleh pariwisata. Hal ini karena banyaknya tujuan wisata di seluruh Indonesia.
"Banyak lokasi yang indah, tarian, makanan, masyarakatnya yang ramah. Harusnya untuk mencapai target 20 juta wisatawan itu tidak sulit," imbuh dia.
Mirza menjelaskan, sejak pemerintah menjadikan pariwisata sebagai salah satu proyek prioritas. Pemerintah fokus membangun infrastruktur untuk menunjang sektor tersebut. (dna/dna)











































