3 Tahun Jokowi-JK, Darmin: Inflasi di Bawah 4%

3 Tahun Jokowi-JK, Darmin: Inflasi di Bawah 4%

Hendra Kusuma - detikFinance
Selasa, 17 Okt 2017 11:08 WIB
3 Tahun Jokowi-JK, Darmin: Inflasi di Bawah 4%
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Pemerintah memastikan, tingkat inflasi Indonesia saat ini sudah berada di level yang rendah jika dibandingkan dengan beberapa tahun belakangan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, menyebutkan sebelum krisis ekonomi pada 1998 inflasi nasional berada di level double digit.

"Inflasi kalau dibuka, sejarah ekonomi sebelum krisis 1998 inflasi kita selalu double digit, setelah krisis kita ekonominya makin terbuka, kebijakan makin baik, inflasinya pelan-pelan turun," kata Darmin saat acara Capaian 3 Tahun Jokowi-JK di Gedung Bina Graha Kantor Staf Presiden (KSP), Jakarta, Selasa (17/10/2017).

Darmin menuturkan, tingkat inflasi lima tahun belakangan ini sudah masuk dalam kategori rendah lantaran sudah single digit, seperti 2014 berada di level 8,36%, 2015 di level 3,35%, lalu 2016 3,02% dari target inflasi 4% plus minus 1%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekarang kita mulai di bawah itu secara konsisten, sebetulnya 3 tahun terakhir mencatat inflasi di bawah 4%, jadi 3,5% plus minus 1%," ungkap dia.

Dengan tingkat inflasi yang semakin rendah, Darmin mengungkapkan, pemerintah bertekad mengendalikan inflasi di level 3% plus minus 1% pada dua hingga tahun ke depan, dan di level 2,5% plus minus 1% pada empat sampai lima tahun ke depan.

"Walaupun tahun ini kita administered price-nya cukup tinggi 9,3%, tetapi volatile food cukup rendah, dan core inflation rendah, sehingga IHK di bawah 4%, kita berusaha akan berada di sekitar 3 plus minus 1%," tutupnya. (wdl/wdl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads