Luhut Bingung Orang Ribut Soal Utang Pemerintah

Luhut Bingung Orang Ribut Soal Utang Pemerintah

Hendra Kusuma - detikFinance
Jumat, 20 Okt 2017 11:32 WIB
Luhut Bingung Orang Ribut Soal Utang Pemerintah
Foto: Ardan Adhi Chandra/detikFinance
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengaku bingung dengan masyarakat yang mempersoalkan jumlah utang pemerintah yang mencapai ribuan triliun.

Menurut Luhut, utang pemerintah Indonesia masih dalam tahap normal lantaran masih 27% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Berdasarkan UU, batas raio utang pemerintah dianggap tidak sehat bila mencapai 60% terhadap PDB.

"Kita bicara utang, utang itu dua, pertama kita masih 27% dibandingkan PDB, itu kita bisa sampai 60%. Jadi saya bingung kenapa orang ribut utang," kata Luhut di Auditorium PTIK, Jakarta, Jumat (20/10/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Menurut Luhut, tingginya utang pemerintah di masa pemerintahan kabinet kerja tidak perlu dipersoalkan lantaran pemanfaatannya untuk hal-hal yang produktif seperti bangun infrastruktur, mulai jalan, listrik, air, hingga jembatan.



"Utangnya Jepang paling tinggi, Amerika dan lain-lain. Pajak penerimaan kita masih bagus. Jadi kalau orang bilang merah, merah dari mana. Saya bicara data. Saya tanya orang pinter di Amerika yang independen, Indonesia tumbuh stay very good. Dan ibu Ani (Sri Mulyani) sangat hati-hati untuk mengelola ini," jelas dia.



Diketahui, per September 2017 total jumlah utang pemerintah mencapai Rp 3.866,45 triliun, jika dihitung sejak 2014 yang sebesar Rp 2.604,93 triliun maka utang telah bertambah Rp 1.261,52 triliun. (mkj/mkj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads