Follow detikFinance
Sabtu 21 Oct 2017, 18:21 WIB

Bisnis Judi Bikin Orang Ini Masuk Daftar Orang Terkaya AS

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Bisnis Judi Bikin Orang Ini Masuk Daftar Orang Terkaya AS Foto: Dok. Forbes
Jakarta - Berbagai bisnis bisa dilakukan untuk meraup harta berlimpah. Mulai dari bisnis properti, investasi, energi, teknologi, hingga perjudian.

Dalam daftar 400 orang terkaya di Amerika Serikat (AS), seperti yang dikutip dari Forbes, Sabtu (21/10/2017), terdapat nama-nama yang masuk dalam jajaran orang terkaya karena bisnis judi. Salah satunya Adalah Sheldon Adelson.

Sheldon Adelson, menjadi orang terkaya urutan ke-14 di AS. Pria berusia 84 tahun itu memiliki harta kekayaan US$ 35,4 miliar. Sheldon merupakan Komisaris dan Presiden Direktur Las Vegas Sands sebuah developer properti yang menyediakan fasilitas perjudian kelas dunia, pusat hiburan, hotel, convention center hingga restoran.

Awalnya Adelson lahir dari keluarga miskin pada 1933. Ayah Adelson berprofesi sebagai sopir taksi. Saat kecil, dirinya juga sempat berjualan koran selama beberapa tahun. Kemudian Adelson dapat membangun mesin percetakan sendiri. Dia mulai menjual iklan surat kabar, dan membantu pengusaha-pengusaha kecil go public.

Di awal 1950-an, Adelson masuk perguruan tinggi di New York hingga akhirnya keluar. Dirinya kemudian bergabung dengan tentara AS dan mulai bekerja di Wall Street. Di sana dia mendapat ide untuk membangun kekayaannya. Setelah berhenti jadi tentara, dia mulai terjun ke dunia investasi dan menghasilkan banyak uang.

Pada Akhirnya, Adelson sukses membangun sejumlah bisnis dan mengembangkan perdagangan komputer, COMDEX. Dia lantas membangun resort kasino di Las Vagas dan Asia.


Pria berkebangsaan Amerika Serikat (AS) membangun perusahaan ini pada Agustus 2004 lalu. Hingga Mei 2017, kapitalisasi pasar saham Las Vegas Sands mencapai US$ 44,6 miliar atau sekitar Rp 593,18 triliun.

Dia juga merupakan pendukung Presiden AS, diketahui dia pernah menyumbangkan dana US$ 5 juta atau sekitar Rp 66,5 miliar untuk Donald Trump. Kemudian dia juga pernah menggelontorkan dana US$ 40 juta untuk menyokong kongres pemilihan calon Presiden AS. (ang/ang)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed