Mulai dari tindak lanjut pertemuan bilateral Presiden Jokowi dengan Qatar pada pekan lalu, hingga progres pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung.
Hal tersebut diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (23/10/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Turut hadir Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Wamen ESDM Arcandra Tahar, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri ATR Sofyan Djalil, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya.
Selain menyusun soal program tindak lanjut dengan Qatar, Luhut mengatakan, Presiden Jokowi juga meminta kepada Kepala Bappenas untuk menyusun perencanaan transportasi, pertanian dan pemukiman hingga 2045.
Selain itu, kata Luhut, Presiden Jokowi juga membicarakan mengenai progres pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Menurut Luhut, pembangunan kereta cepat pertama di Indonesia ini memiliki peluang untuk diintegrasikan dengan Bandara Kertajati.
"Sehingga cost-nya bisa ditekan lagi ke bawah. Itu merupakan bagian dari pada proyeksi pembangunan Jakarta-Bandung itu bisa jadi satu, itu merupakan proyek transportasi yang sangat dibutuhkan," tukas dia.










































