Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 27 Okt 2017 11:37 WIB

Libatkan Jepang, Kajian Kereta Kencang JKT-SBY Selesai Bulan Depan

Ray Jordan - detikFinance
Foto: Muhammad Ridho Foto: Muhammad Ridho
Jakarta - Studi kelayakan (Feasibility Study/FS) dari proyek kereta kencang Jakarta-Surabaya ditargetkan selesai November 2017. Studi tersebut dilaksanakan oleh Japan International Cooperation Agency (JICA) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Hal ini disampaikan oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, usai mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) temui Mantan Perdana Menteri (PM) Jepang, Yasuo Fukuda, di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (27/10/2017).

Proyek tersebut menjadi salah satu isi pembicaraan dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu.

"November nanti akan final studinya antara JICA dan BPPT dan kali ini memang kita bahas secara intensif dengan Jepang agar berjalan cepat," kata Budi.

Budi menyampaikan, tidak ada permasalahan yang signifikan dalam proyek tersebut, sehingga bisa berjalan seperti yang diharapkan. "Saya pikir tidak ada suatu kendala yang besar," ujarnya.

Hal lain yang turut dibahas adalah proyek Mass Rapid Transit (MRT). Budi menyatakan pembangunan tahap kedua akan dimulai dalam waktu dekat. Meskipun ada sedikit kendala lahan.

"MRT juga kendalanya biasanya nanti tanah waktu dilakukan tahap kedua dan east-west. Tapi saya yakin dengan pengalaman kita di tahap awal praktis bisa kita kendalikan dengan baik," papar Budi.

Budi menambahkan, pembahasan lainnya adalah proyek pelabuhan Patimban. Sekarang tengah dalam proses tender dan ditargetkan mulai pembangunan di awal tahun depan.

"Patimban dalam tahap dilakukan tander dan kita akan mulai kurang lebih awal tahun depan dengan harapan kita bisa menyelesaikan di tahun 2019," kata Budi. (mkj/dnl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com