Atase Perindag B. Mulyatno
Propinsi Lain Bisa ke WTC Rotterdam
Sabtu, 28 Mei 2005 15:36 WIB
Rotterdam - Kantor di gedung World Trade Center (WTC) Rotterdam dirancang untuk pusat promosi semua propinsi. Namun para pengusaha Jawa Tengah cepat tanggap dan gesit memanfaatkan peluang itu.Atase Perindustrian dan Perdagangan KBRI Den Haag, Bambang Mulyatno, mengemukakan hal itu kepada detikcom di lobi gedung WTC Rotterdam, 26/5/2005, saat peremian kantor Central Java Indonesian Trade and Investment Center (CJITIC).Bambang menceritakan, pada 2001 Atperindag Den Haag menggagas agar Indonesia dapat memiliki lembaga yang kantor di pusat bisnis Rotterdam untuk promosi dan ajang menjaring investasi. Gagasan ini diperkuat oleh permintaan Menperindag kepada pemerintah Belanda pada waktu melakukan kunjungan ke Belanda pada tahun 2002.Konsepnya menurut Bambang, adalah sebuah lembaga promosi Indonesia yang dikelola oleh swasta profesional Indonesia di Belanda bermitra dengan swasta di Indonesia. Lembaga ini semata-mata berpromosi produk Indonesia tanpa menjajakan langsung produknya. Begitu produk tertentu disepakati, selanjutnya importir Belanda dapat berhubungan langsung dengan eksportir Indonesia. Kegiatan menjajakan langsung dinilai sudah tidak tepat zaman dan mengandung beban resiko, baik dari eksportir Indonesia maupun importir Belanda, yang harus diemban oleh lembaga."Setelah melalui riset dengan jasa konsultan pemasaran, selanjutnya dilakukan pendekatan ke Ontwikkelings Bedrijf Rotterdam/OBR (badan Pengembangan Perusahaan Rotterdam, red), meminta dukungan Pemerintah Kota Rotterdam, Otoritas Pelabuhan Rotterdam, dan Kadin setempat," kata Bambang.Ditambahkan, lembaga ini dirancang sebagai payung dengan nama Indonesian Trade and Investment Center. Biaya operasionalnya selama 3 tahun didukung 12 propinsi Indonesia. Setiap propinsi memiliki kesempatan 3 bulan untuk mempromosikan produk unggulan daerahnya, sehingga dalam setahun dapat dipromosikan 4 propinsi di Indonesia. "Namun swasta Jawa Tengah lebih cepat menyambar peluang ini dan mereka mengibarkan bendera Central Java Indonesian Trade and Investment Center (CJITIC)," demikian Bambang.Ia mengharapkan dunia usaha propinsi lainnya dapat menyusul jejak Jawa Tengah memanfaatkan peluang itu. "Sebab kantor di WTC Rotterdam itu mendapat subsidi berupa discount 30 persen," demikian Bambang. Keterangan foto: Gedung WTC Rotterdam, tempat Central Java Indonesian Trade and Investment Center (CJITIC) berkantor (dok es).
(es/)











































