"Vietnam sudah kena kartu kuning, dia baru dikenakan kartu kuning minggu kemarin dari Uni Eropa karena nyuri terus. Dia tidak menunjukkan komitmen yang kuat untuk memberhentikan orang-orangnya yang melakukan illegal fishing," kata Susi saat ditemui di Jakarta, Senin (30/10/2017).
Menurutnya, kartu kuning yang diberikan kepada negara tersebut berpeluang membuat produk perikanannya yang selama ini diekspor ke Uni Eropa akan diboikot untuk masuk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau mereka (Vietnam) nanti dapat merah kan bisa diblok, kalau kartu kuningnya enggak ada perbaikan, langsung merah. Biasanya orang Eropa patuh karena marketnya bisa boikot," terang Susi.
Salah satu produk Vietnam yang sudah dilarang masuk ke Uni Eropa fillet ikan Dori (Patin) yang memiliki kandungan tripolyphosphate yang melebihi ambang batas. Hal ini juga menjadi peluang bagi Indonesia untuk mengambil pasar ekspor ikan patin yang selama ini diambil oleh Vietnam ke Uni Eropa dan juga Amerika Serikat (AS).
"Vietnam kan kena banned (boikot) Amerika Serikat produknya yang pangasius atau ikan patin. Jadi dia enggak boleh lagi ekspor ke AS karena kebanyakan chemical content," ucapnya.
"Kita ingin kerahkan ramai-ramai nih ngawasin, supaya penyelundupan tidak terjadi lagi di Indonesia, sehingga nanti petani Patin kita bisa bermanfaat dan bisa ekspor ke Amerika Serikat," pungkas Susi. (eds/hns)











































