Dalam APBN-P 2017, pemerintah menetapkan target penerimaan pajak sebesar Rp 1.283,6 triliun, dan sampai September tahun ini baru mencapai 60% atau setara Rp 770 triliun dan masih menyisakan sekitar Rp 513 triliun.
"Saya ingin semua pimpinan pajak, pejabat eselon di pusat, 33 Kanwil, dan 341 KPP bisa connect dan bekerjasama," kata Sri Mulyani di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Selasa (31/10/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sri Mulyani menyebutkan, Ditjen Pajak menjadi gambaran bagi suatu negara itu maju atau mundur. Dia meminta kepada seluruh pejabat Ditjen Pajak untuk menarik setoran tanpa meresahkan.
"Semua KPP menyampaikan semua akan tetap berusaha keras tanpa menimbulkan keresahan di masyarakat, hanya bisa dilakukan kalo data-datanya bagus, approach-nya profesional sehingga wajib pajak itu memahami kalau ada data dan bukti yang bagus, mereka akan memahami kewajiban pembayaran pajaknya," jelas dia.
Mengenai strategi khusus, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengakui tidak menyiapkan strategi khusus, melainkan hanya mengandalkan database yang dimiliki.
"Enggak ada strategi khusus, kita tetap melakukan dari sisi database, pengumpulan, inteligent yang bisa di-share di antara semua KPP," tukas dia. (mkj/mkj)










































