Ketua Kadin Jabar Agung Suryamal menyatakan krisis center ini diperlukan untuk menginventarisir masalah dan tantangan kedepan. Menurutnya perlu ada sarana yang bisa dijadikan acuan untuk mengukur dampak negatif dengan adanya e-commerce terhadap dunia usaha.
"Saya sekarang menginventarisir terkait adanya masalah e-commerce ini. Saya lagi menggagas krisis center untuk menampung masalah dan mencari solusi," kata Agung, di Hotel El Royal, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Selasa (31/10/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"E-commerce pasti akan sedikit (menggerus tatanan ekonomi yang ada. Makanya kita perlu deteksi sejauh mana terganggunya tatanan ekonomi yang ada akibat e-commerce ini," ujar Agung.
Dia berharap krisis center ini bisa selesai dan dijalankan awal tahun 2018 mendatang. Sehingga dampak negatif akibat adanya e-commerce dapat diantisipasi sejak dini.
"Krisis center semoga awal tahun sudah selesai. Ini untuk menampung masalah dan untuk mencari solusi (kalau ada gejolak dalam dunia usaha)," tandasnya.
(mkj/mkj)










































