Follow detikFinance
Rabu 01 Nov 2017, 15:29 WIB

Belum Pakai Stiker, Sopir Taksi Online Takut Mobilnya Dirusak

Fadhly F Rachman - detikFinance
Belum Pakai Stiker, Sopir Taksi Online Takut Mobilnya Dirusak Taksi Online (Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom)
Jakarta - Kementerian Perhubungan menetapkan sejumlah poin penting dalam revisi Permen 26 Tahun 2017 tentang taksi online. Salah satunya dengan mewajibkan kendaraan taksi online menggunakan stiker sebagai tanda identitas.

Namun, sejumlah pengemudi taksi online belum menempelkan stiker tersebut di kendaraannya. Aturan penempelan stiker itu dirasa memberatkan sejumlah pengemudi taksi online.


Hal itu lantaran, mereka khawatir dengan pemasangan stiker identitas tersebut, ada pihak-pihak yang mengganggu taksi online.

"Kalau harus pakai stiker jangan deh. Kalau dipakai stiker nanti ketemu orang yang sebal (sama taksi online), bisa dipecahin kacanya, bannya dikempesin lah, bahaya," kata seorang pengemudi taksi online beranama Teo, saat berbincang dengan detikFinance, Jakarta, Rabu (1/11/2017).

Menurut Teo, saat ini masih banyak pihak-pihak yang tak menyukai keberadaan taksi online. Dengan adanya identitas taksi online, maka oknum-oknum tersebut bisa dengan mudah menjahili taksi online.

"Kan jadi gampang diisengin mobilnya, misalnya kalau mobilnya lagi ditinggal. Ada yang pecahin kaca, kan kita enggak tahu siapa pelakunya. Bagaimana kalau begitu" katanya.

Jika hal itu terjadi, kata Teo, maka pengemudi taksi online menjadi sangat dirugikan. Kecuali, pemerintah bisa menjamin keamanan para pengemudi taksi online.

"Kecuali kalau bisa jamin, atau misalmya kalau kaca dipecahin, ban dikempesin, itu bisa diganti ya enggak apa-apa," pungkasnya. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed