Hadiyanto menyebutkan, proses seleksi CPNS telah disesuaikan dengan syarat dan ketentuan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 22 Tahun 2017 tanggal 7 September 2017 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Seleksi CPNS Tahun 2017.
"Jadi kepada adik-adik yang melamar tes SKD, mohon dapat diyakini, bahwa proses ini melalui tahap yang rigid, yang diawasi oleh BPKN, di level Kemenkeu oleh seluruh eselon I mengawasi, ini satu proses menjunjung tinggi integritas," kata Hadiyanto di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (2/11/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hadiyanto melanjutkan, proses seleksi dilakukan secara ketat dan transparan, lantaran Kementerian Keuangan ingin memastikan bahwa CPNS tersebut merupakan orang-orang terbaik dalam bidangnya.
"Dapat disampaikan kepada adik-adik untuk dapat meyakinkan, tidak ada satu calon peserta yang dirugikan dalam tes ini, apalagi ada praktik cheating, ada hal buruk, itu tidak ada," ungkap dia.
Lanjut Hadiyanto menceritakan, proses pengumuman seleksi CPNS dilakukan secara nasional melalui koordinasi Kementerian PANRB dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN), sehingga prosesnya terpusat dan dilakukan secara utuh.
Pengumuman yang dilakukan Kementerian Keuangan juga bersamaan dengan 61 K/L lainnya yang tengah membuka proses rekrutmen.
"Kemenkeu melakukan proses rekrut dan menyampaikan proses pengumuman berdasarkan data yang disampaikan BKN, karena yang mengelola jumlah administrasi dan proses seleksi di rekrutmen ini melalui BKN, sehingga pengelolaan data dan jumlah yang ikut dilakukan BKN, atas dasar hasil seluruh Indonesia itu BKN menyampaikan ke masing-masing k/l," ungkap dia.
Pengumuman yang dilakukan oleh Kemenkeu, kata Hadiyanto, dilakukan berdasarkan abjad serta jabatan yang dilamarnya. Hal itu untuk memudahkan para peserta untuk mencari tahu mengenai hasil tesnya.
"Jadi dengan pendekatan seperti itu maka akan clear untuk para calon pelamar dan tidak ada satu informasi yang miss leading, untuk melihat apakah saya ada di posisi terburuk atau terbaik, itu nilai objektif pada SKD. Jadi melihat satu kelompok clusternya," tutup dia. (mkj/mkj)











































