Follow detikFinance
Jumat 03 Nov 2017, 09:25 WIB

Penjualan Mie Instant Hingga Susu Bubuk Turun

Danang Sugianto - detikFinance
Penjualan Mie Instant Hingga Susu Bubuk Turun Ilustrasi Foto Supermarket: Rachman Haryanto
Jakarta - Lesunya industri ritel menandakan bahwa daya beli masyarakat loyo. Hal itu terlihat dari penjualan beberapa produk makanan yang menurun.

Menurut hasil riset laporan riset Nielsen yang terbaru menunjukan bahwa hingga September industri Fast Moving Consumer Good (FMCG) hanya tumbuh 2,7%. Angka itu jauh lebih rendah dari rata-rata pertumbuhan tahunan sebesar 11%.

Hal itu disebabkan adanya penurunan daya beli masyarakat khususnya di kelas menengah ke bawah. Rata-rata penghasilan masyarakat menengah ke bawah tak banyak berubah, sementara biaya hidup terus melonjak.

Alhasil penjualan beberapa produk konsumsi hingga kuartal III tahun ini menurun. Seperti volume penjualan mie instan yang turun 5,5% dan secara nilai turun 2,7%.

Lalu penjualan minum teh siap minum juga anjlok 7,6% dan nilainya turun 4,9%. Volume penjualan minuman berkabonasi juga turun 11,2% dan nilainya turun 5,7%. Volume penjualan susu bubuk juga turun 0,2% dan secara nilain turun 1,5%.

Masyarakat menengah ke bawah menahan konsumsinya terhadap produk-produk itu demi mendahulukan kebutuhan keluarganya. Apalagi untuk keluarga baru, semakin besar anaknya maka kebutuhan biaya yang dikeluarkan semakin besar.

Masyarakat di level ini juga kini lebih senang untuk membuat makanan sendiri di rumah ketimbang membeli makanan jadi dari luar. Mereka juga memilih untuk membuat camilan sendiri di rumah. Selain lebih higienis, mereka juga bisa lebih berhemat.

Hasil riset Nielsen juga menyebutkan bahwa masyarakat kini tak lagi belanja di malam hari, mengurangi belanja camilan.

Selain itu rata-rata masyarakat kini lebih senang membawa bekal makanan dari rumah. Lalu makan di pusat perbelanjaan kini rata-rata hanya sebulan sekali dan tak lagi antusias untuk berburu mencari tempat makan yang baru. (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed