Follow detikFinance
Minggu 05 Nov 2017, 13:18 WIB

Terciduk Karena Dugaan Korupsi, Ini Bisnis Pangeran Alwaleed

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Terciduk Karena Dugaan Korupsi, Ini Bisnis Pangeran Alwaleed Foto: REUTERS/Fayez Nureldine/Pool/File Photo
Jakarta - Sebanyak 11 pangeran termasuk Alwaleed bin Talal dan 4 menteri yang tengah menjabat ditangkap oleh Komite Anti-Korupsi Arab Saudi. Penangkapan dilakukan terkait dugaan keterlibatan dalam kasus korupsi.

Alwaleed adalah anak dari Pangeran Talal bin Saud, cucu langsung dari mendiang Raja Abdulaziz bin Saud yang mendirikan Kerajaan Arab Saudi. Jadi Alwaleed ini adalah keponakan dari Raja Salman yang saat ini berkuasa.


Ayahnya Alwaleed, Pangeran Talal, merupakan anggota keluarga kerajaan yang kontroversional dan sempat diasingkan ketika ada reformasi di keluarga Arab Saudi.

Alwaleed sempat mengenyam pendidikan di Menlo College, California, Amerika Serikat (AS) sebelum mendirikan Kingdom Holding Company (KHC). Pria yang sudah kawin-cerai tiga kali ini jadi sarjana bisnis pada 1979, kemudian pulang kampung dan merintis bisnis sendiri.

Bisnis pertama yang digelutinya adalah di sektor properti, melalui jual-beli tanah. Lambat laun ia mulai melebarkan sayapnya sambil mendiversifikasi bisnisnya ke sektor-sektor lain.

Kepiawaiannya dalam berinvestasi membuat Alwaleed mendapat julukan Warren Buffet dari Timur Tengah. Sebab, di tengah booming harga minyak pada tahun 1970-an hingga 1980-an, Alwaleed memilih untuk berbisnis di sektor lain dan jeli melihat peluang investasi.


Mantan suami Ameera Al-Taweel ini juga berhasil mereformasi Saudi Commercial Bank yang akan bangkrut menjadi bank nomor satu di Timur Tengah setelah dimergerkan dengan Saudi Cairo Bank dan SAMBA.

Alwaleed juga paling getol membeli saham-saham perusahaan yang terkenal, seperti Twitter hingga Apple. Dikutip dari situs resmi Kingdom Holding, Selasa (28/2/2017), berikut ini portofolio investasinya:

Sektor Jasa Keuangan dan Investasi
- Citigroup

Properti
- Jeddah Economic Company Ltd
- Kingdom Riyadh Land
- Kingdom Centre
- Real Estate Investment Company (REIC)
- Canary Wharf (Songbird Estates PLC)
- Ballast Nedam

Pendidikan
- Kingdom Schools Company

Hotel
- Kingdom Hotel Investments, pemilik The Four Seasons, Fairmont, Raffles, Swissôtel, dan Mövenpick.

Kesehatan
- Kingdom Hospital
- Riyadh Consulting Clinics

Maskapai Penerbangan
- National Private Air Transport Services Company LLC (NAS Saudi Arabia)

Petrokimia
- National Industrialization Company (TASNEE)

Media dan Publikasi
- News Corporation
- TimeWarner

Hiburan
- Euro Disney S.C.A

Pengelola Dana dan Investasi
- Kingdom Africa Management (KAM)

Agrikultur
- Kingdom Agricultural Development Company (KADCO)

Konsumer dan Ritel
- Jingdong
- Saks Incorporated
- Fashion Village Trading Company
- Savola Group
- eBay

Media Sosial dan Teknologi
- Twitter
- Aol
- Apple
- Motorola

[Gambas:Video 20detik]

(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed