Follow detikFinance
Selasa 07 Nov 2017, 15:37 WIB

Ada Bandara di Sukabumi 2020 Nanti

Muhammad Idris - detikFinance
Ada Bandara di Sukabumi 2020 Nanti Foto: Menhub Budi Karya Sumadi (Dok. Kemenhub)
Sukabumi - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan segera membangun bandara di Sukabumi, Jabar, pada 2019 untuk meningkatkan konektivitas masyarakat. Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengatakan pembebasan lahan bandara bisa dimulai tahun ini.

Sementara untuk konstruksinya bisa dimulai 2019 dan rampung seluruhnya pada 2020.

"Lapangan terbang pembebasan tanah 2018, pembangunan 2019, selesai 2020. Feasibility study (kelayakan) sedang dijalankan, jadi pembebasan tanah sekaligus feasibility study. Jadi di bandara seperti ini, dilakukan bersamaan. (Bandara di Sukabumi) Pasti dibutuhkan," jelas Budi ditemui di Gedung Juang 45, Sukabumi, Selasa (7/11/2017).

Lanjut dia, lahan untuk pembangunan bandara akan segera ditetapkan dan pengadaannya akan dibantu oleh Pemda Sukabumi. Namun yang pasti, perlu lahan yang konturnya relatif datar.

"Saya akan diskusi dengan Bupati (Sukabumi) (soal lahan). Arahnya antara Sukabumi dan Pelabuhan Ratu. Nanti kita lihat mana yang paling bagus, karena bandara ini tidak boleh ada obstacle (penghalang), tidak boleh ada gunung, dan halangan-halangan. Harus persis di lokasi yang baik," ungkap Budi.

 Tahun Depan, Kemenhub Bangun Bandara di SukabumiFoto: Menhub Budi Karya Sumadi (Dok. Kemenhub)

Dia menuturkan, pihaknya membuka peluang bagi swasta jika berminat berinvestasi membangun bandara tersebut. Sementara untuk runway, pada tahap awal dikembangkan untuk dilandasi pesawat narrow body.

"Kalau swasta mau boleh, tapi tanahnya pemda sedang bebaskan dulu, sementara narrow body. Bisa dibayangkan (penerbangan) dari Sukabumi langsung ke Yogyakarta," terang mantan Dirut PT Angkasa Pura II ini.

Pada kesempatan tersebut, Budi juga memaparkan proyek lainnya yang bakal semakin meningkatkan konektivitas ke Sukabumi yakni Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), serta pembangunan jalur ganda (double track) rel KA lintas Bogor-Sukabumi.

"Jalan tol kan sudah (dibangun), itu akan selesai pada 2019 akhir. Double track tahun ini kita selesaikan dengan anggaran Rp 200 miliar. 2-3 Tahun kita anggarkan lagi Rp 1,1 triliun dan akan selesai 2019 akhir," papar Budi.


Penyelesaian tahap awal jalur ganda rel KA Bogor-Sukabumi ini yakni ruas Cicurug yang memiliki kontur bergelombang. Selama ini jalur tersebut paling sulit dilintasi kereta api sehingga kecepatannya rendah.

"Double track ada beberapa tahap. Tahap pertama kita menyelesaikan bagian krusial di Cicurug sehingga 2019 sudah mulai beroperasi. Total akhir 2019 selesai (keseluruhan). Program yang lain jalan tol akan berangsur-angsur mulai akhir tahun ini dan 2019 juga selesai," ucap Budi. (nwy/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed