Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 31 Mei 2005 13:07 WIB

Produsen Rokok Korsel KT&G Perluas Pangsa Pasar Indonesia

- detikFinance
Jakarta - Kenaikan harga jual eceran (HJE) yang akan diberlakukan mulai 1 Juli mendatang, nampaknya tidak langsung membuat pabrik rokok gentar. Mereka bahkan semakin agresif merangsek pangsa pasar rokok Indonesia.Salah satu produsen rokok yang tak gentar dan justru melakukan ekspansi usaha di Indonesia adalah produsen rokok terbesar di Korea Selatan, Korea Tobacco & Ginseng (KT&G). Pada tahun 2005, KT&G berniat menaikkan pangsa pasarnya di Indonesia hingga dua kali lipat. Selama tahun 2004, KT&G berhasil menjual 120 juta batang rokok, dari satu merk yang dipasarkan di Indonesia yaitu ESSE. "Tahun ini, KT&G menargetkan kenaikan penjualan lebih dari 200 persen menjadi 400 juta batang rokok," kata General Manager KT&G Indonesia Hendrayana dalam siaran pers yang diterima detikcom, Selasa (31/5/2005).Untuk mendongkrak penjualannya, KT&G berniat mengeluarkan beberapa merek baru dengan segmen pasar anak muda. KT&G optimistis pasar rokok Indonesia masih tetap menjanjikan kendati ada kenaikan HJE mulai 1 Juli nanti.KT&G merupakan produsen utama rokok di Korea Selatan, yang produksinya diekspor ke sejumlah negara seperti AS, Eropa dan pasar utama di Kawasan Timur Tengah. Hendrayana menambahkan, sejak dua tahun silam, KT&G mulai memperluas pasarnya ke Asia Tenggara termasuk Indonesia. "KT&G ingin membuktikan bahwa Korea bukan hanya penghasil produk elektronik dan kendaraan bermotor, melainkan juga produsen rokok," tegas Hendrayana.

(qom/)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com