Follow detikFinance
Senin 13 Nov 2017, 20:32 WIB

Kwik Kian Gie Sebut Ketimpangan Ekonomi di Jakarta Berbahaya

Mochamad Zhacky Kusumo - detikFinance
Kwik Kian Gie Sebut Ketimpangan Ekonomi di Jakarta Berbahaya Mantan Menko Perekonomian Kwik Kian Gie (Foto: Ari Saputra)
Jakarta - Pertemuan antara Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dan mantan Menko Perekonomian Kwik Kian Gie membahas sejumlah topik. Topiknya, mulai dari Bank DKI sampai ketimpangan ekonomi di Ibu Kota.

"Bank DKI enggak boleh merugi, tapi tidak mencari laba. Fungsi utamanya adalah justru memperkecil ketimpangan antara kaya dan miskin yang di Jakarta ini," terang Kwik Kian Gie seusai pertemuan, di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (13/11/2017).

Menurut Kwik Kian Gie, ketimpangan ekonomi di Jakarta paling berbahaya dibandingkan dengan kota-kota lain di Indonesia.

"Jadi kalau pun di Jakarta orang miskinnya itu relatif lebih kaya daripada kota-kota lain, Jakarta paling berbahaya. Oleh karena apa? Oleh karena yang kaya luar biasa kayanya," ujar dia.

Indikatornya bisa dilihat dari banyaknya mall dan mobil mewah. Kondisi tersebut menandakan bahwa banyak orang kaya di Ibu Kota

"Kita lihat gedung-gedung mall, kita lihat mobil-mobil mewah. Jadi bagi yang kaya terlampau kaya, sehingga ketimpangan luar biasa tajam. Itu yang saya tekankan (ke Sandiaga)," pungkasnya. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed