2006, Deptan Tetap Ajukan Subsidi Sektor Pertanian

2006, Deptan Tetap Ajukan Subsidi Sektor Pertanian

- detikFinance
Rabu, 01 Jun 2005 18:47 WIB
Jakarta - Departemen Pertanian tahun 2006 masih mengajukan subsidi untuk sektor pertanian sekitar Rp 16,55 triliun. Pengawasan pendistribusiannya dilakukan dengan pola pendampingan.Demikian disampaikan Menteri Pertanian (Mentan) Anton Apriantono saat rapat kerja (raker) dengan Komisi IV DPR RI, di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (1/6/2005).Adapun perinciannya, subsidi pupuk Rp 1,7 triliun, subsidi benih padi dan kedelai Rp 100 miliar, subsidi kredit agribisnis Rp 12,4 triliun dan subsidi kredit ketahanan pangan Rp 2 triliun. Sedangkan untuk alokasi khusus membutuhkan Rp 350 miliar yang akan digunakan untuuk penyediaan sarana infrastruktur petani, perbenihan dan penyuluhan.Sementara untuk alokasi anggaran Deptan pada tahun 2006 sebesar Rp 4,03 triliun hanya meningkat 2 persen dari tahun lalu. Dana tersebut diusulkan dari anggaran rupiah murni sebesar Rp 3,49 triliun dan pinjaman atau hibah luar negeri Rp 0,54 triliun. Dari dana tersebut alokasi untuk pusat 29,92 persen dan daerah 70,08 persen.Perincian anggaran tersebut akan digunakan untuk program peningkatan ketahanan pangan, program pengembangan agribisnis dan program peningkatan kesejahteraan petani.Sasaran yang akan dicapai untuk tahun 2006 di sektor pertanian, diharapkan berasal dari pertumbuhan subsektor pertanian yang ditargetkan tumbuh 3,17 persen, perkebunan 6,19 persen, peternakan 4,28 persen, holtikultura 2,93 persen dan tanaman pangan 1,03 persen. Selain itu, peningkatan produksi sektor pertanian juga ditujukan untuk penyerapan tenaga kerja pada tahun 2006 diperkirakan ada peningkatan 1,4 persen, sehingga ada 41,9 juta orang yang bekerja di sektor pertanian. Dari aspek devisa, ekspor komoditas pertanian diperkirakan mencapai US$ 8,8 miliar, impor US$ 4,1 miliar, sehingga ada surplus US$ 4,7 miliar. (san/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads