Penyambungan Pipa Gas PLN Capai 73,7 Persen

Penyambungan Pipa Gas PLN Capai 73,7 Persen

- detikFinance
Kamis, 02 Jun 2005 15:49 WIB
Jakarta - Ancaman pemadaman listrik bergilir di Jawa-Bali masih ada, meski penyambungan pipa gas untuk PLTU Muara Karang dan Tanjung Priok sudah mencapai 73,7 persen per 1 Juni 2005, atau lebih cepat dari rencana semula yang diharapkan mencapai 71 persen.Demikian disampaikan General Manager Penyaluran dan Pusat Pengaturan Beban Jawa-Bali PT PLN (Persero) Muljo Adji tentang hasil pertemuan PLN dengan BP Indonesia kepada detikcom di Jakarta, Kamis (2/6/2005).Pertemuan tersebut, tutur dia, antara lain membahas berbagai proses penyambungan gas. Diharapkan pada 5 Juni akan dimulai pengisian gas ke pipa-pipa. Selanjutnya pada 6 Juni dimulai proses running up selama tujuh hari, namun gas sudah bisa dipakai secara bertahap mulai pukul 10.00 WIB. "Kemudian pada 13 Juni, kemampuan pasokan gas akan kembali seperti semula, yakni 200 MMSCFD (juta kaki kubik per hari)," urai Muljo Adji.Disebutkan dia, dengan penyambungan pipa gas ini, maka akan ada tambahan kemampuan pasokan gas sebesar 100 MMSCFD, sehingga menjadi 300 MMSCFD yang akan teralisasi pada 1 Agustus 2005 nanti.Akibat adanya penyambungan pipa (tie-in) tersebut, pasokan listrik untuk Pulau Jawa dan Bali mengalami penurunan sebesar 80 megawatt hingga 385 megawatt. PLN menerapkan pemadaman listrik secara bergilir. Untuk menghindari pemadaman, PLN mengimbau setiap pelanggan di Pulau Jawa dan Bali secara sukarela mengurangi pemakaian listrik sebesar 50 watt. (san/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads