Follow detikFinance
Jumat 24 Nov 2017, 10:54 WIB

Laporan dari Singapura

Ritel RI Berguguran, Bagaimana di Singapura?

Maikel Jefriando - detikFinance
Ritel RI Berguguran, Bagaimana di Singapura? Foto: Maikel Jefriando/detikFinance
Singapura - Sektor ritel di Indonesia sedang dalam kondisi yang tidak baik. Satu persatu ritel berguguran karena penjualan turun drastis dalam tiga tahun terakhir. Bagaimana dengan Singapura?

Menteri Perindustrian dan Perdagangan Singapura, Lim Hng Kiang tidak melihat hal yang serupa. Sektor ritel di Singapura tumbuh cenderung pelan dan stabil, berbeda dengan Indonesia.

"Ritel di Singapura masih cukup kuat," ujarnya saat berbincang dengan perwakilan jurnalis ASEAN di kantornya, Singapura, Jumat (24/11/2017).

Lim menilai, ritel memang menjadi isu penting di Indonesia karena bisa menggambarkan kondisi konsumsi masyarakat yang memegang porsi setengah dari ekonomi nasional. Bila penjualan ritel menurun, maka asumsi banyak orang langsung tertuju pada hal tersebut.


Ini berbeda dengan Singapura. Konsumsi bukan yang utama dalam perekonomian Singapura, melainkan perdagangan dan investasi. Sehingga ritel juga tumbuh cenderung stabil.

"Jadi sangat berbeda bila kita harus membandingkan antara Singapura dan Indonesia. Singapura sangat bergantung pada yang sifatnya eksternal. Jadi kita tidak ada persoalan ritel seperti Indonesia," paparnya.
Ritel RI Berguguran, Bagaimana di Singapura?Foto: Maikel Jefriando/detikFinance

Terkait dengan e-commerce, Lim menyadari ada perkembangan yang cukup pesat. Namun pangsa pasar yang diambil masih sangat kecil. Sehingga tidak bisa disimpulkan adanya pola peralihan cara belanja oleh masyarakat.

"Dalam hal ini memang perlu dilihat lebih detil," pungkasnya.

(mkl/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed