Follow detikFinance
Jumat 24 Nov 2017, 18:51 WIB

Mau Nikah Adat Ala Kahiyang-Bobby, Harus Punya Gaji Berapa?

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Mau Nikah Adat Ala Kahiyang-Bobby, Harus Punya Gaji Berapa? Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Putri Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kahiyang Ayu dan suaminya, Bobby Nasution, menggelar resepsi adat Mandailing di Medan, Sumatera Utara. Menurut perkiraan General Manager BRP Ballroom, Sagaf Basry, biaya resepsi adat tersebut berkisar antara Rp 1,5 miliar hingga Rp 2 miliar.

"Jadi kira-kira hitungnya tetap dari jumlah packnya. Kalau 5.000 undangan berarti 10 ribu tamu. Nah, 10 ribu dikali katakan lah Rp 100 ribu berarti Rp 1 miliar. Itu kira-kira bersihnya, belum yang lain," kata Sagaf kepada detikFinance, Jumat (24/11/2017).

"Lalu ada cetak undangan dan lain-lain itu sampailah Rp 2 miliar. Itu sudah termasuk upacara adat. Ini prediksi ya karena data kurang. Cuma dari pengalaman ya gitu," lanjut Sagaf.

Lantas, jika ada yang ingin pesta adat ala Kahiyang-Bobby harus punya gaji berapa?

Perencana keuangan, Eko Endarto, mengatakan untuk menikah ala Kahiyang-Bobby maka diperlukan penghasilan sekitar Rp 50 juta/bulan.

"Idealnya gajinya minimal Rp 50 jutaan/bulan. Kenapa? Karena dia membutuhkan biaya acara yang besar. Dia juga perlu siapin untuk beli rumah juga nantinya, bukan pesta saja," ucap Eko kepada detikFinance, Jumat (24/11/2017).

Penghasilan sebesar Rp 50 juta/bulan tersebut harus dimiliki baik si calon suami maupun istri. Sebab untuk mendapatkan pesta impian tersebut seseorang harus menyisihkan uang yang lebih besar.

"Kalau gajinya satu pasangan Rp 25 juta boleh saja. Tapi ingat yang dipotong 50% lho. Jadi bagusnya gaji harusnya Rp 50 juta/bulan," terang Eko.

Selain dengan mengandalkan gaji, demi memperoleh pesta adat ala Kahiyang-Bobby, seseorang juga harus bersedia menyisihkan sebagian penghasilannya alias menabung.

Ia memberi contoh kegiatan menabung yang dilakukan 10 tahun sebelum menikah. Sebab, semakin lama waktu yang dipersiapkan maka akan semakin kecil jumlah penghasilan yang mesti disisihkan.

"Misalkan 10 tahun sebelum nikah, maka lebih enak, per tahun hanya perlu kurang lebih Rp 200 juta. Nabungnya sekitar Rp 20 juta/bulannya," pungkasnya. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed