Untuk Menghemat, PLN Cukup Beri 2 Lampu Gratis ke Pelanggan

Untuk Menghemat, PLN Cukup Beri 2 Lampu Gratis ke Pelanggan

- detikFinance
Jumat, 03 Jun 2005 14:49 WIB
Jakarta - PT PLN mestinya tak perlu gembar-gembor beriklan meminta masyarakat menghemat dua lampu berdaya masing-masing 25 watt untuk mengatasi krisis listriknya. PLN malah bisa berhemat dengan memberikan lampu hemat energi berdaya 5 watt kepada pelanggannya.Demikian Ketua Umum Asosiasi Industri Perlampuan listrik Indonesia (Aperlindo) John Manoppo di kantor Depdag, Jalan Ridwan Rais, Jakarta, Jumat (3/6/2005)."Saya sudah mengatakan ke PLN sejak tahun 2003, daripada PLN gembar-gembor penghematan lsitrik dua buah yang masing-masing berdaya 25 watt dengan biaya iklan yang besar, seharusnya PLN cukup memberikan gratis dua buah lampu hemat energi yang berdaya 5 watt, jadi ada penghematan 40 watt," katanya.Dengan modal awal Rp 400 miliar yakni dari perhitungan jumlah konsumen listrik sebanyak 15 juta, masing-masing mendapat 2 lampu gratis seharga Rp 15 ribu per buah.Dengan lampu hemat energi yang hanya 5 watt, maka untuk dua lampu, PLN bisa menghemat listrik hingga 40 watt. Jika dikalikan dengan 15 juta konsumen, dan dikalikan lagi 6 jam masa hidup lampu selama 265 hari dalam setahun dengan harga Rp 390 per kilo watt, maka PLN bisa menghemat hingga Rp 520 miliar.John Manoppo juga menilai kebijakan pemberian lampu secara gratis itu bisa mendorong investasi di industri lampu Indonesia. Hal ini mengingat 90 persen lampu di Indonesia masih dikuasai lampu impor.Garansi LampuLebih jauh John juga meminta Departemen Perdagangan membuat peraturan di bidang lampu, yakni pemberian garansi untuk lampu dengan harga di atas Rp 10 ribu guna melindungi konsumen. "Ini merupakan inisiatif kami sendiri, bukan dari YLKI. Karena kami selaku pelaku usaha sudah confident dengan produk kami," kata John. Produk lampu Indonesia, kata John, sudah diwajibkan memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) sejak 2 Desember 2002. John menjelaskan, umumnya masa hidup lampu adalah 6.000 jam, atau sekitar 2-3 tahun bertahan. "Jadi sistem garansi lampu yang kita inginkan bila lampu mati sebelum masanya, dapat ditukar yang baru ke tempat ia membeli walau nantinya ada kompensasi harga akan naik, tapi setidaknya dalam setahun konsumen tidak perlu beli lampu berkali-kali," urai John Manoppo. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads