Kegiatan kali ini dibuka langsung oleh Menteri PAN-RB Asman Abnur. Ia menjelaskan, saat ini pemerintah Indonesia terus mengembangangkan elektronik government (e-government) atau layanan masyarakat berbasis elektronik.
Namun pada implementasinya, e-government yang ada dinilai masih belum optimal bagi masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Oleh karena itu kerja sama yang dilakukan dan berkaca pada pengalaman pemerintah Korea Selatan, kita harus memastikan penerapan sistem e-government berjalan secara sinergis dan terintegrasi. Ini komitmen yang perlu kita bangun," sambungnya.
Asman mengatakan, bentuk kerja sama yang dilakukan ialah bertukar informasi dan pengalaman tentang penerapan e-government di Korea Selatan. Sebab, kata Asman, Korea Selatan merupakan salah satu negara yang menerapkan e-government terbaik di dunia.
"Saya lihat pemerintah Korea Selatan telah memanfaatkan e-government secara terpadu. Selain itu Korea Selatan juga melakukan reformasi dalam sumber daya manusia," katanya.
Guna menerapkan sistem e-government dengan baik, tambah Asman, maka SDM yang ada harus berani memberikan terobosan serta inovasi untuk layanan yang lebih kepada masyarakat. Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan kerja sama lanjutan yang telah dilakukan kedua negara dalam bidang e-government sebelumnya.
"Maka itu sekali lagi kunci perubahan adalah harus berani melakukan inovasi-inovasi baru. Mudah-mudahan dengan pertemuan dengan Korea ini ada hal-hal baru yang bisa kita peroleh," pungkasnya. (hns/hns)











































