Seperti diketahui, selama ini akses ke Bandara Soetta hanya terjangkau dengan bus, taksi dan mobil pribadi. Hal ini membuat lalu lintas jalan menjadi padat, terutama di jam-jam sibuk. Akibatnya, 1 hingga 2 jam perjalanan pun diperlukan hanya untuk menuju dari dan ke bandara.
Kereta bandara sendiri akan berangkat tiap 30 menit sekali dan hanya perlu waktu sekitar 50 menit untuk mencapai bandara dari Stasiun Manggarai. Menteri BUMN Rini Soemarno pun ikut membuktikan hal itu dan menjajal langsung pengoperasian kereta yang dioperatori PT Railink ini dari Bandara menuju Stasiun Sudirman Baru. Berikut fakta lengkap KA Bandara Soetta:
Naik Kereta Bandara Serasa di Pesawat
|
Foto: Rengga Sancaya
|
Fasilitas pertama yang bisa ditemui adalah bangku penumpang yang nyaman, bisa diatur kemiringan kursi dan sandaran tangannya. Bangku-bangku nyaman itu tersedia dalam satu rangkaian kereta yang terdiri dari 6 dan mampu mengangkut 272 penumpang.
Di masing-masing bangku penumpang, juga tersedia fasilitas pengisi daya atau charger di antara bangku penumpang. Terdapat dua slot USB yang bisa digunakan penumpang untuk mengisi daya handphone-nya. Dua slot USB ini berkapasitas 5V dengan daya 2,1 Ampere.
Fasilitas lainnya yang ada di dalam kereta adalah air conditioner (AC) atau pendingin udara, serta toilet yang terpisah antara pria dan wanita. Saat memasuki gerbong kereta, hawa sejuk dari pendingin udara pun langsung terasa.
Kereta Bandara Beroperasi Minimal 10 Hari Lagi
|
Foto: Eduardo Simorangkir-detikFinance
|
Saat ini jalur kereta yang baru belum begitu keras sehingga kecepatan kereta saat uji coba baru bisa dilakukan sekitar 10 hingga 20 km per jam.
Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, kondisi tersebut membuat pengoperasian perdana kereta bandara Soetta diperkirakan setidaknya dimulai sejak 10 hari dari Selasa (28/11) ini.
Setelah nanti jalur tersebut sudah optimal bisa dilalui, jadwal pengoperasiannya kemudian menunggu waktu dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meresmikan terlebih dahulu.
"Nanti kita tunggu waktu dari Presiden. Tapi karena tadi masih ada pembersihan sedikit, lalu pengerasan kestabilan jalur lintasannya, minimal 10 hari dari sekarang baru bisa selesai. Mungkin di atas tanggal 7 Desember," katanya.
Tarif Kereta Bandara
|
Foto: Rengga Sancaya
|
"Belum. Nanti ditentukan waktu bapak Presiden (Jokowi) meresmikan. Tentunya ada tarif promosi dan tarif finalnya," katanya.
Rini bilang, tarifnya nanti akan memperhitungkan mengenai kemampuan daya beli masyarakat, juga memperhitungkan biaya ongkos transportasi ini berdasarkan jarak tempuhnya, mengingat moda transport ini akan berhenti di dua stasiun lain sebelum sampai ke Bandara.
"Memang itu yang kita lihat. Kami sedang pelajari juga. Ongkos transportasi dari Batu Ceper berapa, taksi berapa. Kalau naik Damri berapa. Ini yang lagi di pikirkan. Nanti kami akan usulkan ke Presiden," tutur dia.
Bisa Check-in Pesawat
|
Foto: Rengga Sancaya
|
"Ini (Stasiun Sudirman Baru) nanti menjadi city railway station. Bukan di Manggarai, tapi di sini. City railway station ini akan dilengkapi dengan fasilitas city check-in, baggage and the link," katanya saat ditemui di Stasiun Sudirman Baru, Jakarta, Selasa (28/11/2017).
Dia bilang, fasilitas tersebut kemungkinan baru bisa dirasakan oleh penumpang setelah tiga bulan Stasiun tersebut beroperasi. Alasannya karena ada beberapa peraturan yang harus disinkronisasi oleh Railink dan Maskapai penerbangan.
"Ya minimal bulan ketiga lah (setelah operasi), Insya Allah sudah bisa," ujarnya
Halaman 2 dari 5











































