Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah Menteri Kabinet Kerja, antara lain Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo. Beberapa menteri lainnya juga dijadwalkan hadir dalam acara yang berlangsung sampai sore.
"Ini sebagai wadah pertemuan membahas perekonomian tahun depan," kata CEO Kompas Gramedia Lilik Oetama saat membuka acara di Hotel Raffles, Jakarta Selatan, Rabu (29/11/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Ardan Adhi Chandra-detikFinance |
Tema dalam diskusi kali ini adalah Kebijakan Ekonomi Makro 2018 untuk Menjaga Pertumbuhan Berkualitas. Acara ini terbagi dalam dua sesi, yaitu forum dan konferensi.
Salah satu tantangan dalam mencapai kedaulatan energi hingga saat ini adalah kondisi krisis energi yang dapat meningkatkan risiko rasio elektrifikasi di Indonesia. Beberapa hal yang menjadi perhatian bersama dalam penyediaan infrastruktur dan energi di Indonesia, di antaranya perbaikan regulasi, terobosan kebijakan, dan pendanaan kreatif. Dalam upaya pembangunan Indonesia agar dapat berjalan dengan baik, diperlukan dukungan dari semua pihak terhadap program pemerintah.
Foto: Ardan Adhi Chandra-detikFinance |
Pada sesi konferensi, Direktur Utama PLN Sofyan Basir, Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roesiani, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, dan Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH. M. Zainui Majdi akan membawakan materi terkait kolaborasi BUMN, sektor swasta, dan pemerintah daerah untuk membangun sektor energi di Indonesia. Akan hadir puia, Menteri Keuangan, Sri Mulyani, yang akan mempertajam pembahasan mengenai kebijakan ekonomi makro 2018. (ara/dna)












































Foto: Ardan Adhi Chandra-detikFinance
Foto: Ardan Adhi Chandra-detikFinance