APEC Sepakat Gunakan Formula Swiss dalam Pemotongan Tarif
Sabtu, 04 Jun 2005 15:49 WIB
Jakarta -
APEC akhirnya menyepakati penggunaaan "formula Swiss" sebagai formula pemotongan tarif produk-produk non pertanian. Keputusan itu diambil dalam forum pertemuan menteri-menteri perdagangan 21 negara anggota APEC.Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) akan mengadopsi "Formula Swiss" untuk menghitung pemotongan tarif di dalam akses pasar non pertanian (NAMA) di masa depan.Kesepakatan itu dinilai sebagai kemunduran bagi negara berkembang yang telah berusaha untuk menekankan digunakannya metode yang berbeda. Negara berkembang menginginkan tarif pelindung yang lebih tinggi. "Pertemuan APEC berlanjut mengikuti kesuksesan pertemuan-pertemuan sebelumnya dengan membawa ke arah konsensus untuk mendukung "formula Swiss" sebagai formula pengurangan tarif," kata Menteri Perdagangan Korsel Kim hyun-Chong yang memimpin pertemuan itu seperti dilansir AFP, Sabtu (4/6/2005).Pertemuan tingkat menteri perdagangan APEC ini diselenggarakan di Pulau Jeju, Korsel pada 2 hingga 3 Juni 2005. Negara-negara berkembang secara umum mempertahankan tingkat tarif yang lebih tinggi, dan formula ini akan menghasilkan pemotongan tarif dengan marjin yang lebih besar, setelah "formula Girard" dihilangkan. Kepala perwakilan perdagangan AS (USTR), Rob Portman mengatakan, kesepakatan itu sangat membantu untuk meyakinkan putaran Doha memberi hasil yang memuaskan. "Dengan mengadopsi "formula Swiss", kami telah memberikan dorongan yang penting bagi pembicaraan itu," kata Portman.Portman menambahkan, keputusan ini akan memberi peningkatan yang dramatis terhadap perekonomian dunia dengan mengangkat 500 juta orang di seluruh dunia dari kemiskinan dan membawa 200 miliar orang ke dalam ekonomi dunia.
(qom/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































