Follow detikFinance
Kamis 30 Nov 2017, 17:55 WIB

Kemenperin Umumkan Hasil Akhir Seleksi CPNS 2017, Ini Daftarnya

Fadhly F Rachman - detikFinance
Kemenperin Umumkan Hasil Akhir Seleksi CPNS 2017, Ini Daftarnya Foto: Ari Saputra
Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah mengumumkan hasil kelulusan akhir seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2017 melalui portal https://rekrutmen.kemenperin.go.id/. Hal ini berdasarkan Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor B/676/S.SM.01.00/2017 tanggal 29 November 2017 perihal Penyampaian hasil integrasi Seleksi Kompetensi Dasar dan Seleksi Kompetensi Bidang pengadaan CPNS Tahun 2017.

Adapun nama-nama peserta yang lulus bisa dilihat di sini.

"Sebelumnya kami mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada para pelamar CPNS Kemenperin dan panitia seleksi nasional. Kami juga sampaikan selamat kepada mereka yang telah dinyatakan lulus, diharapkan bisa berkontribusi untuk peningkatan kinerja industri nasional agar semakin berdaya saing global," kata Sekjen Kemenperin, Haris Munandar, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (30/11/2017).

Berdasarkan isi pengumuman, bagi pelamar yang dinyatakan lulus seleksi akhir, wajib melakukan pemberkasan ulang dengan melengkapi dan membawa dokumen persyaratan administrasi pada tanggal 11-15 Desember 2017 mulai pukul 08.00-15.00 waktu setempat. Apabila dalam jangka waktu tanggal 11-15 Desember 2017, peserta tidak melengkapi dokumen, akan dinyatakan gugur atau tidak diterima.

Terdapat 18 lokasi yang telah ditentukan untuk penyerahan kelengkapan persyaratan administrasi peserta yang lulus seleksi CPNS Kemenperin Tahun 2017, yaitu di Jakarta (Biro Kepegawaian Kementerian Perindustrian), Bogor (Politeknik AKA Bogor), Bandung (Politeknik STTT Bandung), Yogyakarta (Politeknik ATK Yogyakarta), Semarang (Balai Besar Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri Semarang).

Selanjutnya, di Surabaya (Balai Diklat Industri Surabaya), Denpasar (Balai Diklat Industri Denpasar), Aceh (Sekolah Menengah Kejuruan-SMTI Banda Aceh), Medan (Politeknik Teknologi Kimia Industri Medan), Padang (Politeknik ATI Padang), Palembang (Balai Riset dan Standardisasi Industri Palembang), Lampung (Sekolah Menengah Kejuruan-SMTI Bandar Lampung), Pontianak (Sekolah Menengah Kejuruan-SMTI Pontianak).

Kemudian, di Banjarbaru (Balai Riset dan Standardisasi Industri Banjarbaru), Samarinda (Balai Riset dan Standardisasi Industri Samarinda), Manado (Balai Riset dan Standardisasi Industri Manado), Makassar (Politeknik ATI Makassar), serta Ambon (Balai Riset dan Standardisasi Industri Ambon).

Menurut Haris, kebutuhan perekrutan SDM ini berkaitan dengan tugas yang diberikan kepada Kemenperin untuk mendirikan delapan Politeknik dan Akademi Komunitas Industri, serta untuk mengisi tenaga pengajar untuk SMAK/SMTI di lingkungan Kemenperin. Ini merupakan salah satu wujud implementasi pengembangan pendidikan vokasi industri.

"Dalam dua tahun ini, Kemenperin punya program pendidikan vokasi industri, sehingga tenaga pengajar harus ditambah. Dengan sistem baru yang lebih transparan, seperti Computer Assisted Test (CAT), memudahkan kami merekrut talenta yang bagus," paparnya. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed