"Ada di Bojonegoro, kami terima laporannya ada di daerah Jawa Timur," kata Amran di Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis (30/11/2017).
Dihubungi terpisah Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Gatot Irianto menambahkan daftar daerah yang terkena banjir, yaitu wilayah Bantul, Wonogiri, Pacitan dan Trenggalek.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gatot juga mengatakan bahwa kerugian akibat banjir tersebut belum tinggi. Pasalnya sawah yang terendam banjir merupakan sawah yang baru ditanam mengingat waktu baru memasuki musim penghujan.
"Tingkat kerugiannya belum separah kejadian kalau 3-4 bulan lagi yang tanamannya sudah banyak. Kan baru tanam beberapa hari, beberapa minggu karena baru memasuki musim hujan," terang Gatot.
Lebih lanjut, untuk mengatasi kejadian tersebut Amran sudah menyiapkan solusi. Misalnya dengan memberikan bantuan bibit dan pupuk bagi petani yang belum terdaftar asuransi dan memberikan asuransi ganti rugi langsung kepada petani yang telah terdaftar.
"Insya Allah kita akan bantu bibit padi dan pupuk untuk daerah yang betul-betul terkena banjir dan dia belum asuransi. Bagi yang sudah asuransi langsung diganti, nanti nilai asuransinya 1 hektar Rp 6 juta," sambung Amran. (hns/hns)











































