Follow detikFinance
Senin, 04 Des 2017 11:38 WIB

Naiknya Harga Beras dan Cabai Merah Sumbang Inflasi November

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Suhariyanto (Foto: Ari Saputra/detikcom) Foto: Suhariyanto (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi November 2017 sebesar 0,20%. Andil cukup besar berasal dari kenaikan harga kelompok bahan makanan, khususnya beras dan cabai merah.

Kepala BPS Suhariyanto menerangkan, bahan makanan tercatat inflasi 0,37% dengan andil 0,09%. Di dalam kelompok ini ada cabai merah dengan andil 0,06% dan beras 0,03% serta bawang merah 0,02%. Selanjutnya ada daging ayam ras, ikan, dan telur dengan andil 0,01%.

"Kenaikan cabai merah dan bawang merah karena pengaruh musim hujan," ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (4/12/2017).


Kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau terjadi inflasi 0,22%. BPS melihat ada kenaikan harga pada mie instan dan rokok kretek filter.

Selanjutnya, perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar inflasi 0,13%. Kelompok sandang alami inflasi 0,12%. kesehatan 0,27%, pendidikan, rekreasi dan olah raga 0,10% dan transportasi, komunikasi dan jasa keuangan 0,09%.

"Jadi inflasi November 2017 rendah, tingkat inflasi 2,87%. Inflasi November dipengaruhi kenaikan harga cabai merah, bawang merah, dan beras," paparnya.

(mkj/mkj)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed