Follow detikFinance
Selasa, 05 Des 2017 16:00 WIB

Ini Modus Penghindaran Pajak yang Diduga Dilakukan Gucci

Zulfi Suhendra - detikFinance
Foto: Getty Images Foto: Getty Images
Jakarta - Produsen fesyen terkenal, Gucci saat ini tengah menjadi sorotan karena diduga melakukan penghindaran pajak. Bagaimana modusnya?

Polisi pajak Italia dalam beberapa hari belakangan ini mendatangi kantor pusat Gucci yang baru di Milan dan sejumlah kantor Gucci lainnya untuk mencari bukti-bukti pelanggaran. Jaksa penuntut umum Milan menuduh Gucci melakukan penghindaran pajak hingga miliaran dolar.

Dilansir AFP, Selasa (5/12/2017), koran lokal La Stampa menyebutkan bahwa Jaksa Penuntut Umum menuduh Gucci menghindari pajak karena Gucci mendeklarasikan penjualan produk di Italia, dialihkan di Swiss yang notabene negara dengan pajak yang lebih menguntungkan. Padahal seharusnya, Gucci mendeklarasikan penjualan di Italia.


Atas hal itu, Gucci menghemat 1,3 euro setara US$ 1,5 miliar atau Rp 22,5 triliun dalam pajak domestik. Investigasi ini dilaporkan berdasarkan laporan dari mantan pekerja senior Gucci yang sudah meninggalkan perusahaan ini. La Stampa mengatakan, polisi pajak selama 3 hari di kantor Guci di Milan dan kantor-kantor lainnya.

Berkaitan dengan hal ini, pihak dari Gucci pun angkat suara.

"Sehubungan dengan sebuah artikel mengenai audit oleh polisi pajak setempat yang dilakukan di kantor Gucci's di Florence dan Milan yang diterbitkan di surat kabar Italia hari ini, Gucci menegaskan bahwa mereka memberikan kerja sama penuh dengan otoritas masing-masing dan yakin akan kebenarannya dan transparansi operasinya," kata Gucci dalam pernyataannya. (zlf/mkj)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed