Follow detikFinance
Rabu 06 Dec 2017, 17:52 WIB

Deretan Menteri Ini Dapat Tugas Khusus dari Jokowi untuk 2018

Hendra Kusuma - detikFinance
Deretan Menteri Ini Dapat Tugas Khusus dari Jokowi untuk 2018 Foto: Danu Damarjati/detikcom
Bogor - Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis bahwa pemerintah bisa merealisasikan target pertumbuhan ekonomi yang ditarget 5,4% pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2018.

Hal itu diungkapkannya pada saat membuka Sidang Kabinet Paripurna di Istana Bogor, Rabu (6/12/2017). Sidang tersebut membahas dua topik sekaligus, yang pertama Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2018, dan yang kedua Persiapan Pilkada Serentak 171 Daerah.

"Pertumbuhan ekonomi yang ingin kita capai adalah 5,4%, saya optimis bahwa ini akan dicapai," kata Jokowi.

Peningkatan kemudahan berusaha atau ease of doing business (EoDB) Indonesia menjadi langkah penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Saya kira sesuai dengan pendapat Menko Ekonomi (Darmin Nasution), nanti Januari, atau Februari maksimal, kita akan memiliki single submision, sehingga menjadi target, betul-betul ada satuan tugas yang mengawal setiap investasi yang masuk ke negara kita," ungkapnya.


Tidak hanya itu, Jokowi juga menitipkan pesan kepada beberapa kementerian yang menyangkut program padat karya cash yang mulai berjalan di Januari 2018.

Dia meminta kepada Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Eko Putro Sandjojo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti untuk benar-benar memulainya pada awal Januari tahun depan.

"Saya minta awal Januari sudah bisa kita lihat di lapangan, sudah bisa dimulai, karena kita harapkan dengan ini adanya peningkatan daya beli masyarakat terutama yang ada di desa," tegas dia.

Selain itu, orang nomor satu di Indonesia ini juga meminta kepada Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa untuk fokus dalam menyalurkan program beras sejahtera dengan tepat waktu.

"Kemudian perlu saya ingatkan program rastra dan BPNT agar betul-betul disalurkan tepat waktu, tidak terlambat, sehingga kita bisa membantu keluarga-keluarga sejahtera," tutup dia.

Kepada seluruh menteri dan pimpinan lembaga negara, Jokowi menyampaikan bahwa di 2018 Indonesia akan menjadi tuan rumah acara tingkat dunia, yakni Asian Games dan IMF-World Bank Annual Meeting.

Untuk itu, Mantan Wali Kota Solo ini meminta kepada seluruh menteri dan pimpinan pejabat negara untuk fokus bekerja dan bisa mencapai target yang telah ditetapkan. Apalagi, 2018 menjadi titik awal masuknya tahun politik.

"Jangan sampai karena tahun politik fokus kinerja terganggu ini yang perlu digarisbawahi. Saya minta kepada seluruh menteri, kepala lembaga betul-betul untuk program yang kita rencanakan betul-betul di cek di lapangan, dikendalikan, dikontrol sehingga bisa berjalan baik di lapangan," tutup dia. (mkj/mkj)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed