Follow detikFinance
Rabu 06 Dec 2017, 19:20 WIB

Jokowi Serahkan DIPA 2018, Lelang Proyek Bisa Dimulai

Hendra Kusuma - detikFinance
Jokowi Serahkan DIPA 2018, Lelang Proyek Bisa Dimulai Foto: Hendra Kusuma
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran kepada seluruh kementerian/lembaga dan juga pemerintah daerah di Istana Bogor, Jawa Barat.

Pemberian DIPA 2018 juga dilakukan secara simbolik kepada 10 K/L dan beberapa pemerintah daerah. Namun, yang perlu diingat dengan pemberian DIPA maka menandakan bahwa proses belanja barang hingga lelang proyek bisa dimulai.

"Saya pastikan demikian laporan pelaksanaan DIPA 2018, dilakukan Desember, K/L bisa membelanjakan mulai 1 Januari," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani di Istana Bogor, Rabu (6/12/2017).


Sri Mulyani mengatakan, 10 K/L yang menerima simbolis ini mewakili beberapa kriteria, yakni yang memiliki fokus 5 bidang pembangunan nasional, dan alokasi anggarannya yang sangat signifikan di APBN 2018.

Adapun, 10 K/L tersebut Kementerian Sosial, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Kementerian PUPR, Kementerian Pertanian, Kementerian Pariwisata, Kementerian Keuangan, Kementerian Pertahanan, Kepolisian dan KPU.

Belanja pemerintah pusat untuk seluruh KL mencapai Rp 847,4 triliun dan non KL sebesar Rp 607,1 triliun yang diprioritaskan untuk mengatasi kesenjangan dan kemiskinan, pembangunan infrastruktur, memacu sektor unggulan, perbaikan aparatur negara dan pelayanan pemerintah serta peningkatan pertahanan dan keamanan dan penyelenggaraan demokrasi.

Transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp 766,2 triliun diarahkan untuk meningkatkan jumlah dan mutu layanan publik di daerah, menciptakan kesempatan kerja, mengentaskan kemiskinan, dan mengurangi ketimpangan antar daerah dengan beberapa langkah perbaikan.

Dalam 2018 ada 313 daerah yang terdiri dari 18 provinsi, 235 kabupaten, dan 60 kota yang berkinerja baik yang akan menerima DID 2018.

"Sayangnya ada 2 kota/kabupaten yang mendapatkan penghargaan tetapi pimpinannya tersangkut kasus korupsi. Ini akan menjadi review bagi kami agar ke depan berjalan dengan baik," tambah dia.

Selain itu, Presiden Jokowi juga memberikan anugerah Dana Rakca kepada sembilan daerah terbaik penerima DID dalam APBN Tahun 2018. Yaitu, Jawa Timur, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Karanganyar, Kota Depok, Kota Semarang, dan Kota Surabaya.

"Kami mohon bapak presiden memberikan simbolis anugerah Rakca itu, perwakilan 3 provinsi, yang mendapatkan langsung diwakili oleh 3 Provinsi, 3 Kabupaten, 3 Kota, untuk dana Rakca adalah Jatim ini Top Achiever, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, ini adalah provinsi yang kinerjanya baik," tukas dia. (mkj/mkj)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed