Follow detikFinance
Kamis 07 Dec 2017, 11:35 WIB

Pemerintah Hingga Para Ahli Dunia Kumpul di Jakarta Bahas Ekonomi

Hendra Kusuma - detikFinance
Pemerintah Hingga Para Ahli Dunia Kumpul di Jakarta Bahas Ekonomi Foto: Hendra Kusuma
Jakarta - Sebagai tuan rumah gelaran IMF-World Bank (WB) Annual Meeting 2018, pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengadakan pertemuan internasional yang membahas isu-isu yang menjadi perhatian dunia.

Acara tersebut adalah Annual International Forum on Economic Development and Public Policy (AIFED) yang mengangkat tema Riding The Waves of Technological Change: The Way Forward to Drive Productivity and Alleviate Inequality.

"Konferensi ini dalam rangka untuk voyage of Indonesia untuk menjadi tuan rumah pertemuan tahunan IMF-WB, terutama yang menyangkut pembahasan policy issued," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di JCC, Jakarta, Kamis (7/12/2017).

Sri Mulyani menyebutkan, pertemuan ini seharusnya dilakukan di Bali, namun karena masih adanya erupsi Gunung Agung maka acara dipindahkan ke Jakarta. Adapun, acara ini dilakukan selama dua hari mulai 7-8 Desember di Jakarta Convention Center.

Tujuan utama penyelenggaraan AIFED adalah untuk mendapatkan gambaran komprehensif mengenai dampak perubahan teknologi terhadap kesejahteraan masyarakat khususnya untuk Indonesia, serta upaya kebijakan yang diperlukan.

"Dari pembahasan ini kami harap para pembicara bisa jelaskan apa itu perubahan the wave-nya sendiri, gelombang perubahan teknologi," tambah dia.

Forum ini juga menjadi sarana bagi pembuat kebijakan untuk berkolaborasi dengan para akademisi, pelaku usaha, dan institusi internasional untuk mengidentifikasi tantangan yang akan dihadapi serta menyiapkan strategi kebijakan yang tepat untuk mendukung peran teknologi dalam meningkatkan kualitas perekonomian nasional, khususnya dalam meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi, serta mengurangi ketimpangan ekonomi.

"Bagaimana kami sebagai policy maker menyiapkan kebijakan, di saat yang sama bisa meng-address potensialnya dalam bentuk kesejangan baik antar sektor, kelompok ekonomi," ungkap dia.

"Kami harap dalam dua hari meeting ini kami akan dapat pemikiran bagaimana suatu sistem policy. Jadi pemerintah bisa belajar," jelas dia.

Diketahui, AIFED merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan atas kerja sama Kementerian Keuangan dengan pemerintah Australia melalui Australia Indonesia Partnership for Economic Governance (AIPEG) dan Asian Development Bank, serta dukungan dari Asian Development Bank Institute.

Acara ini juga dihadiri sekitar 300 peserta yang berasal dari akademisi, ekonom, para pelaku usaha, termasuk usaha di digital teknologi, developing partner, serta perwakilan beberapa negara Asean.

(mkj/mkj)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed