Follow detikFinance
Jumat 08 Dec 2017, 09:40 WIB

Kemenhub Umumkan Hasil Seleksi CPNS 2017, Ini Daftarnya

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Kemenhub Umumkan Hasil Seleksi CPNS 2017, Ini Daftarnya Foto: Tim Infografis: Luthfy Syahban
Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengumumkan hasil akhir seleksi calon pegawai negeri sipi (CPNS) Tahun Anggaran 2017. Hal itu tercantum dalam Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi selaku Ketua Tim Pengarah Panselnas Nomor: B/713/S.SM.01.00/2017 tanggal 5 Desember 2017 perihal Penyampaian Hasil Integrasi Seleksi Kompetensi Dasar dan Seleksi Kompetensi Bidang Pengadaan CPNS tahun 2017.

"Peserta yang dinyatakan lulus seleksi akhir adalah peserta yang memenuhi peringkat sesuai formasi yang telah ditetapkan berdasarkan hasil integrasi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang dilakukan oleh Panitia Seleksi Nasional (PANSELNAS)," bunyi surat keputusan tersebut seperti dikutip detikFinance, Jakarta, Jumat (8/12/2017).

Bagi Peserta yang dinyatakan LULUS seleksi akhir, diwajibkan melakukan pemberkasan sesuai dengan ketentuan dan melengkapi dan membawa dokumen persyaratan sebagai berikut:

1. Surat lamaran yang ditujukan kepada Menteri Perhubungan di Jakarta (Lampiran II), yang ditulis dengan tangan sendiri memakai huruf kapital/balok dan tinta hitam/ballpoint dan ditandatangani serta diberi materai Rp. 6.000,- (enam ribu rupiah), rangkap 3 (tiga).

2. Ijazah dan Transkip Nilai Asli Pendidikan Terakhir yang dilamar (dilampirkan fotocopy ijazah SD, SMP, SMA, Diploma, Sarjana dan Magister yang dilegalisir rangkap 3), sesuai dengan ketentuan.

3. Khusus bagi pelamar dengan kriteria putra/putri Papua dan Papua Barat, agar membawa:

a. Asli Ijazah SD, Ijazah SLTP dan Ijazah SLTA sebagai bukti pelamar menamatkan sekolah di wilayah Papua dan Papua Barat, atau

b. Asli Ijazah SD, Ijazah SLTP dan Ijazah SLTA, fotocopy surat akta kelahiran pelamar, fotocopy KTP ayah kandung, dan surat keterangan hubungan keluarga dari kelurahan/Kepala Desa yang menerangkan bahwa pelamar asli dari Papua/Papua Barat, apabila peserta mendaftar pada formasi Putra putri Papua karena memiliki garis keturunan orang tua (bapak) asli dari Papua/Papua Barat.

4. Daftar Riwayat Hidup (Lampiran III) yang ditulis dengan tangan sendiri memakai huruf kapital/balok dan tinta hitam/ballpoint, ditandatangani dan diberi materai Rp. 6.000,- (enam ribu rupiah), dan ditempel pasfoto 3x4 dengan latar belakang warna merah rangkap 3 (tiga).

5. Surat Pernyataan (Lampiran III), diketik, ditandatangani dengan tinta hitam/ballpoint dan diberi materai Rp. 6.000,- (enam ribu rupiah), rangkap 3 (tiga).

6. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang dikeluarkan oleh Kepolisian Resort/Kepolisian Daerah yang terbaru (bulan Desember 2017) (asli dan 3 lembar fotocopy dilegalisir).

7. Surat Keterangan sehat jasmani, rohani dan bebas tato/tindik/bekas tindik pada anggota badan kecuali tindik/bekas tindik di telinga untuk wanita atau disebabkan oleh ketentuan agama atau adat, dari Dokter Rumah Sakit Pemerintah setempat, yang terbaru (bulan Desember 2017) dan harus ditandatangani oleh Dokter Pemerintah (asli dan 3 lembar fotocopy dilegalisir).

8. Surat keterangan tidak mengkonsumsi/menggunakan narkotika, psikotropika, precursor dan zat adiktif lainnya (NAPZA) dari Rumah Sakit Pemerintah setempat, yang terbaru (bulan Desember 2017) dan harus ditandatangani oleh Dokter Pemeriksa (asli dan 3 lembar fotocopy dilegalisir).

9. Sertifikat pendukung lainnya sesuai yang dipersyaratkan oleh Jabatan.

10. Pas foto 3 x 4 berlatar belakang merah (6 lembar) dengan menuliskan nama dan tanggal lahir di balik pas foto tersebut.

11. Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku atau Surat Keterangan Telah Melakukan Perekaman KTP elektronik dari Dukcapil (asli dan 3 lembar fotocopy).

12. Berkas kelengkapan dokumen rangkap 3 (tiga) dimasukkan kedalam stopmap.

Ketentuan lainnya:
1. Pelamar wajib datang ke lokasi pemberkasan yang telah ditentukan paling lambat 1 (satu) jam sebelum kegiatan pemberkasan dimulai.

2. Hanya peserta yang memenuhi seluruh persyaratan administrasi pemberkasan ulang yang dapat diusulkan untuk diproses penetapan Nomor Induk Kepegawaian (NIP) dan memperoleh Surat Keputusan tentang Pengangkatan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil.

3. Apabila dalam jangka waktu tanggal 12 dan 15 Desember 2017 peserta tidak dapat melengkapi dokumen yang dipersyaratkan, maka peserta tersebut dinyatakan GUGUR dan membuat Surat Pernyataan Pengunduran Diri.

4. Apabila dalam pelaksanaan tahapan seleksi atau di kemudian hari setelah adanya pengumuman kelulusan akhir, diketahui terdapat keterangan yang tidak sesuai/tidak benar, Panitia Seleksi dapat menggugurkan kelulusan yang bersangkutan.

5. Peserta, keluarga dan pihak lain dilarang memberikan sesuatu dalam bentuk apapun yang dilarang dalam peraturan perundang-undangan terkait pelaksanaan seleksi CPNS Kementerian Perhubungan tahun 2017. Apabila terbukti melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud, maka akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku dan digugurkan kelulusannya.

6. Seluruh dokumen persyaratan pelaksanaan seleksi (kecuali dokumen asli) menjadi milik panitia dan tidak dapat dikembalikan.

7. Keputusan Panitia Seleksi bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

8. Kelalaian peserta dalam membaca dan memahami pengumuman menjadi tanggung jawab peserta.

Lihat daftar yang lolos seleksi klik di sini. (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed