Follow detikFinance
Senin 11 Dec 2017, 19:44 WIB

Darmin Nasution: e-Commerce RI Didominasi Produk Impor

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Darmin Nasution: e-Commerce RI Didominasi Produk Impor Foto: dok. detik
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan pertumbuhan perdagangan e-commerce tidak dapat dibendung. Hanya saja, sebagian besar produk yang dijual di pasar online merupakan impor.

"Kalau tanya marketplace, e-commerce kita, kita harus akui mereka dominan menjual produk impor. Oleh karena itu, dalam rangka pengembangan e-commerce, industri juga ada satu faktor yang sangat krusial untuk dijawab, yaitu talent SDM, kapasitas SDM," ujar Darmin di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (11/12/2017).

Darmin mengatakan, perlu dilakukan pengembangan potensi yang ada di dalam negeri, yaitu Sumber Daya Manusia (SDM) agar produk impor tak lagi membanjiri e-commerce Indonesia.

"Rasanya yang paling krusial sekarang adalah SDM nya yang harus kita tangani. Soal pendanaan itu relatif. Itu rasanya cukup mampu ekonomi kita untuk mengerjakan itu," tutur Darmin.

Produk dalam negeri yang dipasarkan melalui pasar online juga perlu ditingkatkan kualitasnya agar bisa bersaing dengan produk asal luar negeri. Fokus peningkatan kualitas produk dalam negeri perlu dilakukan agar bisa bersaing dengan produk luar negeri yang dipasarkan di e-commerce.

"Memang dalam soal digital ini, kita harus cermat dan bisa memilih apa saja yang kita bisa unggul. Kalau kita lihat apa yang dominan diperdagangkan market place dunia, produk yang bisa kita hasilkan, memang bukan yang teknologinya tinggi. Itu harus diakui. Tetapi ada hal yang skalanya luar biasa, misalnya produk karet dari mobil dan sebagainya itu di pintunya perlu karet, di kacanya perlu karet. Ini skala dunia," tutup Darmin. (ara/mkj)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed