Coalbed Methane Bakal Jadi Sumber Energi Alternatif Baru
Selasa, 07 Jun 2005 15:44 WIB
Jakarta - Indonesia bakal memiliki sumber energi alternatif baru yakni coalbed methane (CBM). Optimalisasi CBM diharapkan bisa menjadi alternatif solusi kekurangan pasokan listrik di Indonesia."Penemuan energi alternatif coalbed methane (CBM) adalah hal yang spektakuler yang saya mimpi-mimpikan," kata Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro. Purnomo menyampaikan hal itu usai membuka diskusi ilmiah tentang kontribusi litbang migas untuk meningkatkan investasi dan produksi migas nasional di Gedung Lemigas, Jalan Ciledug Raya, Tangerang, Banten, Selasa (7/6/2005).Saat ini Indonesia memiliki cadangan CBM hingga 400 juta kaki kubik (tcf), sedangkan gas bumi sebesar 1.190 tcf. Kepala pusat penelitian dan pengembangan teknologi gas dan minyak bumi Lemigas, Evita H. Legowo menjelaskan, CBM adalah gas bumi dengan dominasi gas methana. Gas ini terbentuk secara alamiah dalam proses pembentukan batu bara dalam kondisi terperangkap dan terserap dalam batu bara. Sedangkan gas bumi biasa terperangkap dalam pori-pori batuan. Evita menjelaskan, berdasarkan hasil survei, setidaknya Indonesia harus punya 5 sumur CBM. Saat ini sudah ada 1 sumur di Prabumulih, Sumsel, yang dibangun sejak 2004 dengan investasi Rp 10 miliar, yang dananya berasal dari APBN. "Kita kerjasama dengan Medco dalam penggunaan lapangan Medco," kata Evita.Berdasarkan peta geologi, tempat yang cocok untuk CBM adalah Sumsel dan Kaltim. Dari pengeboran sumur pertama, terlihat gas langsung keluar seperti gas biasa. "Kita usahakan tahun ini membangun dua sumber lagi. Kami sedang berusaha menarik investor karena kalau 5 sumur terbangun, maka 2 sampai 3 tahun kemudian sudah bisa dikonsumsi," ujar Evita.Evita mengakui, harga CBM lebih mahal dari gas bumi biasa karena menggunakan proses dewatering. Selain itu cara penambangannya berbeda, dimana CBM harus direkayasa permeabilitas reservoir-nya sebelum gasnya dapat diproduksi. Saat ini Dirjen Migas dan Lemigas sedang membuat peraturan utuk dapat menarik investor masuk.
(qom/)











































