Follow detikFinance
Rabu, 13 Des 2017 11:09 WIB

Prancis, Jerman Hingga Inggris Protes Kebijakan Pajak Trump

Selfie Miftahul Jannah - detikFinance
Foto: REUTERS/Carlos Barria Foto: REUTERS/Carlos Barria
London - Rencana kebijakan pajak oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menuai penolakan dari lima negara ekonomi terbesar di Eropa.

Adalah Prancis, Inggris, Jerman, Italia dan Spanyol telah menulis surat kepada Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengenai adanya kemungkinan rencana kebijakan pajak Trump yang dinilai akan mendiskriminasi perusahaan asing di AS.

Para menteri keuangan dari lima Negara Eropa memberikan alasan bahwa tagihan pajak yang disahkan oleh senator bertentangan dan dapat mengubah perjanjian perdagangan internasional.

"Penting bahwa hak pemerintah AS atas kebijakan pajak dalam negeri dapat dilaksanakan dengan cara yang sesuai dengan kewajiban internasional yang telah ditandatangani," dalam surat resmi seperti dilansir CNNMoney Selasa (12/12/2017).

Para menteri keberatan secara khusus mengenai pajak baru 20% atas pembayaran dari perusahaan multinasional berbasis di AS yang terafiliasi asing. Tindakan tersebut dalam undang-undang dapat mendiskriminasi pihak asing dengan cara yang bertentangan dengan peraturan internasional.

Ketentuan tersebut juga dapat membatasi keuntungan bisnis asing yang tidak memiliki basis permanen di AS.

Para menteri keuangan menentang tindakan rencana pemerintah AS yang dapat menguntungkan perusahaan-perusahaan Amerika dengan mensubsidi ekspor. Padahal perusahaan di dalam negeri memiliki pendapatan lebih besar dan hanya diberikan pajak sebesar 12,5% sementara perusahaan asing mendapat pajak lebih besar yaitu 20%.

(mkj/mkj)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed