Follow detikFinance
Kamis, 14 Des 2017 19:30 WIB

Begini Cara Bappenas Libatkan Swasta Pindah Ibu Kota

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Ilustrasi: Zaki Alfarabi Foto: Ilustrasi: Zaki Alfarabi
Jakarta - Proses kajian pemindahan ibu kota sudah hampir rampung. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas akan melaporkan hasil kajian ke Presiden Joko Widodo akhir tahun ini.

Namun proses pemindahan ibu kota tentu membutuhkan dana yang besar. Meskipun Menteri PPN / Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro masih merahasiakan hasil kajian mengenai besaran dana yang dibutuhkan.

"Estimasinya suatu angka yang pasti lebih besar dari Rp 1 triliun," tuturnya di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (14/12/2017).

Untuk menutupi kebutuhan dana yang besar pemerintah menyiapkan opsi-opsi agar biaya pemindahan ibu kota lebih ringan seperti mengajak pihak swasta.

"Termasuk nanti kita menyampaikan perkiraan dananya dan bagaimana skema yang bisa meringankan beban pemerintah dengan kerja sama swasta. Swasta kita libatkan," imbuhnya.

Caranya, kata Bambang, pemerintah akan membuka skema-skema kerjasama dengan swasta agar saling menguntungkan. Adapun pihak swasta yang akan dilibatkan yang berhubungan dengan sektor properti.

"Kan kita undang, kita punya sistem kerja sama pemerintah dengan badan usaha.y Y kita kembangkan dari situ, pasti ada modifikasi tapi intinya ada urusannya sama properti gitu aja. Pokoknya akan cari skema yang terbaik tidak memberatkan APBN," tukasnya. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed