SBY Minta Perbankan Lebih Adil Soal Porsi Kredit UMKM

SBY Minta Perbankan Lebih Adil Soal Porsi Kredit UMKM

- detikFinance
Rabu, 08 Jun 2005 15:52 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta perbankan nasional tidak hanya mengutamakan kredit bagi pengusaha besar. SBY minta perbankan menyalurkan kredit secara adil dan proporsional."Kita tidak ingin bank-bank nasional hanya mengutamakan kredit pada pengusaha besar saja. Tidak perlu ada dikotomi pengusaha besar, menengah, mikro dan kecil, semua penting. Yang penting adil dan proporsional," kata SBY di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/6/2005).Permintaan itu disampaikan SBY dalam pidato sambutan usai menyaksikan penandatanganan kesepakatan bersama mengenai Penanggulangan Kemiskinan Melalui Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah antara Gubernur Bank Indonesia dan Menko Kesra selaku Ketua Komite Penanggulangan Kemiskinan. Di dalam nota kesepatakan itu, disebutkan, dalam business plan perbankan nasional penyaluran kredit untuk UMKM 2005 dialokasikan sebesar Rp 60,4 triliun. Angka ini berarti meningkat 35,23 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp 30,1 triliun.Kepala negara meyatakan ia sangat mendukung langkah BI menggeser rasio alokasi penyaluran kredit antara pengusaha besar dan usaha menengah, kecil dan mikro (UMKM). "Perbandingan 40 persen banding 60 persen itu, saya kira lebih adil," ujarnya.Berdasar data statistik, diketahui saat ini jumlah UMKM lebih dari 42 juta unit usaha. Dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 79 juta orang, mampu menyumbangkan kontribusi sebesar 57 persen terhadap total pendapatan domestik bruto.Diakui bahwa kredit bagi pengusha UMKM hingga saat ini belum cukup memberikan keuntungan yang menarik bagi industri perbankan. Bahkan cenderung dinilai punya risiko tinggi. Namun demi kepentingan jangka panjang yang lebih besar, sektor ini tidak boleh dipandang sebelah mata."Bagian terbesar lapangan pekerjaan ada di situ. Saat krisis, yang lain rontok, UMKM survive. Itu pelajaran sejarah yang berharga. Mengapa kita ragu-ragu memberi bantuan penuh pada UMKM. Mereka butuh Empat Sehat Lima Sempurna," kata SBY. SBY menjelaskan, Empat Sehat yang dimaksud adalah modal, sumber daya yang bagus, manajemen dan akses pasar. "Dan sempurnanya adalah, tolong pengusaha besar gandeng mereka. Di negara lain bisa kok, itulah kemitraan sejati," papar Presiden SBY. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads