Pertemuan 'Gelap' Mendag-Sebagian Anggota Komisi VI DPR Diprotes

Pertemuan 'Gelap' Mendag-Sebagian Anggota Komisi VI DPR Diprotes

- detikFinance
Kamis, 09 Jun 2005 12:57 WIB
Jakarta - Pertemuan antara Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dan sebagian anggota Komisi VI di Hotel Darmawangsa, Selasa (7/6/2005) malam, mengundang protes anggota Komisi VI lainnya. Mereka mempertanyakan pertemuan yang dilakukan secara kucing-kucingan itu.Protes itu, antara lain, dilontarkan anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Partai Demokrat I Wayan Gunastra. "Jangan ada lagi ada pertemuan kucing-kucingan karena tidak semua anggota Komisi VI diundang dan dilakukan di luar gedung DPR," kata Gunastra.Gunastra, yang berbicara dalam rapat kerja antara Mendag dan Komisi VI di Gedung DPR, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (9/6/2005), menyatakan jika pertemuan itu menyangkut masalah Mendag dan DPR maka pertemuan harus dilakukan di Gedung DPR. "Dan harus diberitahukan kepada Ketua Komisi VI dan seluruh anggota," tegasnya.Protes Gunastra itu buru-buru diklarifikasi oleh anggota Komisi VI lainnya, Efyardi Asda. "Kita perlu perjelas ini hanya silaturahmi. Ini halal dan tidak haram," kata Efyardi yang ikut hadir dalam pertemuan di hotel yang berada di kawasan Jakarta Selatan itu.Ditambahkan Efyardi, "Apa salahnya legislatif dan eksekutif bertemu. Ini hal yang biasa dilakukan. Bagi teman-teman jangan diperumit lah."Anggota Komisi VI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Zulkifli Mansyah menilai, apa pun alasannya pertemuan itu tentu memancing kecurigaan. "Saya tidak hadir karena apapun tujuannya ini memancing kecurigaan. Apalagi dilakukan menjelang raker," kata Zulkifli yang menyatakan Ketua Komisi VI DPR Khofifah Indarparawansah pun tidak hadir dalam pertemuan itu.Zulkifli mengungkapkan, pertemuan itu membahas berbagai masalah seperti masalah gula dan garam. "Pertemuan ini merupakan bargaining forum, dari masalah yang tengah dibicarakan dalam raker ini."Ade Komaruddin, pimpinan sidang dan Wakil Ketua Komisi VI yang juga ikut dalam pertemuan kemudian angkat bicara. Menurutnya, dalam pertemuan itu yang diundang hanya perwakilan fraksi karena menyangkut masalah internal. "Masalah ini akan kita bahas juga secara internal dan tidak sekarang," kata Ade.Menanggapi hal itu, Mari Pangestu berjanji akan menerima masukan dari anggota Komisi VI yang tidak ikut pertemuan. ""Kami terima ini sebagai masukan. Tapi kami tidak punya tujuan apa-apa, ini hanya silaturahmi," kata Mari. Mari kemudian berjanji, ke depannya tidak akan lagi ada pertemuan yang disebut sebagai pertemuan setengah kamar itu. "Lain kali tidak akan kami kecualikan," kata Mari tanpa mau merinci. (mar/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads