Pesan Sri Mulyani ke Mahasiswa STAN: Jangan Gadaikan Integritas!

Pesan Sri Mulyani ke Mahasiswa STAN: Jangan Gadaikan Integritas!

Hendra Kusuma - detikFinance
Kamis, 21 Des 2017 23:15 WIB
Pesan Sri Mulyani ke Mahasiswa STAN: Jangan Gadaikan Integritas!
Foto: Dok. Kementerian Keuangan
Tangerang Selatan - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, berpesan kepada para mahasiswa Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN STAN). Sri Mulyani mengatakan, jangan ada yang menggadaikan integritas demi mendapatkan pundi-pundi kenikmatan.

"Saya titip hari ini dan sampai kalian mati, jangan sampai menggadaikan integritas kalian," kata Sri Mulyani di Student Centre PKN STAN, Jakarta, Kamis (21/12/2017).

Menurut Sri Mulyani, menggadai integritas menjadi pintu gerbang untuk membuat Indonesia sebagai negara yang rusak dan menjauhkan dari cita-cita pendiri bangsa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menkeu Sri Mulyani Indrawati di STANMenkeu Sri Mulyani Indrawati di STAN Foto: Dok. Kementerian Keuangan

"Integritas itu adalah tembok utama, tulang punggung menentukan republik Indonesia, Indonesia bisa hancur bukan karena musuh dari luar, tapi virus korupsi," ujar Sri Mulyani.

Untuk tetap menjaga integritas sebagai abdi negara maka harus terus berpikir bahwa kerja sesuai amanah, bersihkan hati, dan selalu sadar bahwa APBN adalah uang rakyat yang harus dikembalikan dalam bentuk pelayanan.

Dia juga meminta kepada seluruh mahasiswa baru PKN STAN untuk tidak lagi bermain game namun lebih giat belajar tentang APBN. Sebab, game yang saat ini lagi hits tidak menantang seperti kerjaan pemerintah yang mengelola APBN.

"Kalian kan suka main games yang lagi ramai, saya suka tanya sama anak saya, kalau game yang kalian main sekarang ini kalau diperhatikan tidak menantang seperti mengelola APBN, jadi saya sarankan kalian lebih banyak belajar deh mengenai ekonomi dan APBN daripada game kalian yang gitu-gitu aja," tutur Sri Mulyani.

Kapal besar

Dia menambahkan, ekonomi dunia saat ini masih belum pulih pasca krisis 2008-2009, di mana pada saat itu negara-negara maju seperti Amerika Serikat (AS) dan Eropa dimungkinkan collapse, sehingga saat ini menjalankan berbagai cara untuk memulihkan perekonomiannya.

Pada masa pemulihan ini, lanjut Sri Mulyani, negara-negara berkembang yang menjadi mitra perdagangan terkena dampak atau terpengaruh dengan situasi perekonomiannya.

Menkeu Sri Mulyani Indrawati di STANMenkeu Sri Mulyani Indrawati di STAN Foto: Dok. Kementerian Keuangan

Oleh karenanya, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini meminta kepada seluruh mahasiswa PKN STAN sadar pentingnya mengelola APBN dan terkoneksi dengan tujuan berdirinya Indonesia.

Indonesia, kata Sri Mulyani, diibaratkan sebagai kapal besar yang membutuhkan nakhoda tangguh hingga sampai pada tujuan yang baik.

"kita ini kapal besar yang jelas nahkodanya tahu kemana menuju. Makanya anda mulai dari rakyat menjadi nakhoda yang akan menentukan kemana Indonesia akan pergi," papar dia.

"Kalau lihat lingkungan global mempengaruhi, lalu dunia tidak tertib dan damai, maka ekonomi berubah, melakukan reformasi, ini mempengaruhi luar biasa," pungkas Sri Mulyani. (hns/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads