Follow detikFinance
Jumat, 22 Des 2017 18:25 WIB

Pedagang Parsel Raup Omzet Jutaan Rupiah per Hari Jelang Natal

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Sylke Febrina Laucereno/detikFinance Foto: Sylke Febrina Laucereno/detikFinance
Jakarta - Hari raya Natal tinggal 3 hari lagi. Sama seperti hari raya keagamaan lainnya, masyarakat biasanya mengirimkan bingkisan atau parsel untuk kerabat dan para keluarga.

Hari raya memang selalu membawa berkah, para pedagang mengaku bisa meraup omzet hingga belasan juta rupiah per hari. Salah satunya, pemilik Yayang parsel yang menjual bingkisan spesialis pecah belah, dia mengaku bisa menjual hingga 20 bingkisan setiap harinya.

"Penjualan itu memang tergantung permintaan, tapi rata-rata satu hari bisa 20 paket yang dijual. Harganya juga bervariasi mulai dari Rp 300.000 hingga Rp 2 juta," kata Yayang saat ditemui di lapak dagangannya di Cikini, Jakarta, Jumat (22/12/2017).

Dia menjelaskan, dengan penjualan 20 paket, dia bisa mendapat Rp 18 juta dalam satu hari. Yayang menjelaskan, lapaknya mulai ramai sejak pertengahan Desember ini. Pengiriman biasanya untuk wilayah Jabodetabek hingga Cirebon.

Selain itu ada juga Wiwin parsel yang menjual bingkisan makanan. Pemiliknya, Wiwin menjelaskan per hari bisa menjual 15 paket. Harga yang dibanderol mulai dari Rp 200.000 hingga Rp 1,5 juta. "Biasanya sehari bisa 15 paket selalu habis lah," ujarnya. Dia menyebutkan, dalam satu hari dia bisa meraup omzet hingga Rp 11,5 juta.

Wiwin menjelaskan, harga yang diberikan kepada pembeli adalah harga yang pas dan sangat bersaing dengan pedagang lain. Untuk mempermudah pengiriman, biasanya pelanggan Wiwin parsel menggunakan layanan ojek online sebagai jasa pengiriman. Menurut dia ini akan memberikan biaya yang lebih murah dibandingkan dengan pengiriman melalui kurir ekspedisi.

Seluruh toko parsel di Cikini buka selama 24 jam. Ini dilakukan untuk mempermudah masyarakat yang ingin membeli parsel. "Kami buka 24 jam, supaya pembeli juga mudah, malam-malam masih buka tukang parselnya," ujar Wiwin.

Salah satu pembeli asal Jakarta, Susi menceritakan dia mengetahui banyak penjual parcel di Pasar Cikini ini dari tetangganya. Selain itu, harganya juga terkenal murah. "Saya beli di sini karena harganya pas di kantong, ini mau kasih teman," ujar Susi. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed