Follow detikFinance
Senin 25 Dec 2017, 18:11 WIB

Sepak Terjang Susi Berantas Maling Ikan Hingga Dipanggil Jokowi

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Halaman 1 dari 7
Sepak Terjang Susi Berantas Maling Ikan Hingga Dipanggil Jokowi
Jakarta - Sosok Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tetap menjadi perhatian di sepanjang tahun ini. Tak berbeda jauh dengan tahun sebelumnya, Susi masih terus konsisten memperjuangkan laut Indonesia sebagai masa depan bangsa dalam setiap aksinya, baik di dalam maupun luar negeri.

Dari hal yang diperjuangkannya itu, Susi membawanya dalam setiap kebijakan yang dilakukannya. Mulai dari penenggelaman kapal asing pencuri ikan di laut Indonesia, pelarangan penggunaan alat tangkap cantrang, hingga berselancar atau paddling di wilayah laut perbatasan Indonesia untuk memastikan kedaulatan bangsa.

Apa yang diperjuangkannya pun membawa hasil. Jumlah ikan yang bisa ditangkap di Indonesia naik dari 7,3 juta ton pada 2015 menjadi 9,93 juta ton pada 2016 dan meningkat lagi menjadi 12,54 juta ton pada 2017. Konsumsi ikan juga meningkat seiring dengan produksi perikanan yang tercatat naik dari 20,84 juta ton di 2014 menjadi 23,51 juta ton di 2016. Konsumsi ikan meningkat dari 38,14 kg per kapita per tahun di 2014 menjadi 43,94 kg per kapita per tahun di 2016.

Nilai Tukar Usaha Nelayan (NTUN) dan Nilai Tukar Usaha Perikanan (NTUP) pun mengalami peningkatan tertinggi dibandingkan nilai tukar sektor perikanan lainnya pada September 2017. Data BPS (2017) menunjukkan bahwa NTUN dan NTUP Meningkat 3,43 % dan 2,42 % dibandingkan bulan yang sama tahun 2016. Hal ini menunjukkan kian membaiknya usaha perikanan masyarakat perikanan Indonesia.

Berikut sepak terjang wanita kelahiran Pangandaran yang terkenal dengan jargon 'tenggelamkan' -nya itu di sepanjang 2017: (eds/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed