Penumpang Takut Kereta Bandara Gangguan Sinyal, Ini Kata Bos Railink

Trio Hamdani - detikFinance
Selasa, 26 Des 2017 16:09 WIB
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Kereta Bandara (KA) Soekarno-Hatta resmi diujicoba hari ini, melayani naik turun penumpang di Stasiun Sudirman Baru (BNI City), Stasiun Batu Ceper dan Stasiun Soekarno-Hatta. Kekhawatiran muncul dari para calon penumpang.

Calon penumpang KA Bandara mengkhawatirkan adanya gangguan sinyal yang bisa saja terjadi dan mengganggu pengoperasian kereta yang berimbas pada keterlambatan.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PT Railink, Heru Kuswanto memastikan tidak adanya gangguan sinyal yang dapat mengganggu perjalanan Kereta menuju Bandara Soekarno-Hatta.



"Kami enggak terlalu khawatir sih. Aman-aman aja (sinyalnya). Sejauh ini enggak ada masalah," kata Heru, Selasa (26/12/2017).
Pihaknya juga memastikan akan terus melakukan perbaikan untuk menyempurnakan pengoperasian KA Bandara, sehingga hal-hal yang dikhawatirkan dapat mengganggu bisa diantisipasi.
"Sampai saat ini ketepatan waktu yang datang bagus. Lingkungan kami kan belum sepenuhnya selesai. Masih ada pembangunan yang terus berjalan," ujarnya.

Sebelumnya, Galih, salah satu penumpang sengaja naik KA Bandara untuk sekedar mencoba layanan yang diberikan, khususnya terkait waktu tempuh yang digadang-gadang lebih unggul dibandingkan moda transportasi darat lainnya.

"Pengen nyoba waktu tempuhnya. pengen bandingin sama Damri," kata Galih saat berbincang dengan detikFinance.

Dia ingin memastikan akurasi atau ketepatan kedatangan kereta menuju Bandara. PT Railink selaku operator Kereta Bandara mengatakan kalau waktu tempuh KA Bandara menuju Soekarno-Hatta hanya 55 menit.

"Untuk memastikan apakah waktunya akurat, soalnya kadang kereta gangguan sinyal," paparnya.

Pada tahap awal uji coba operasional 26 Desember 2017 sampai 1 Januari 2018 diberlakukan tarif promosi Rp 30.000. Sedangkan mulai tanggal 2 Januari 2018 rencananya akan diterapkan tarif Rp 70.000.
Sedangkan untuk pembelian tiket dapat dilakukan melalui mobile aplikasi dan vending machine. Lalu untuk pembelian melalui mobile aplikasi, penumpang dapat download aplikasi di Play Store. (zlf/zlf)