Follow detikFinance
Rabu 27 Dec 2017, 22:20 WIB

Kisah Rini di 2017: Proyek 'Kecebong' dan Bentuk Holding BUMN

Danang Sugianto - detikFinance
Halaman 1 dari 4
Kisah Rini di 2017: Proyek Kecebong dan Bentuk Holding BUMN Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Rini Soemarno didapuk menjadi Menteri BUMN sejak Presiden Joko Widodo membentuk kabinet kerja akhir Oktober 2014. Posisi Rini cukup aman.

Pasalnya, meski terjadi perombakan kabinet, Rini tetap bertahan sebagai Menteri BUMN. Di sisi lain, perjalanannya selama tiga tahun sebagai Menteri BUMN bukan tanpa tantangan.

Mulai dari proyek kereta cepat Jakarta Bandung (JKT-BDG) hingga holding BUMN. Kereta cepat JKT-BDG dikritik sebagai proyek kecebong alias kereta cepat bohongan oleh politikus Partai Demokrat, Roy Suryo.

Menurut Roy, proyek ini berjalan lambat dan terkesan jalan di tempat. Bukan itu saja, holding BUMN yang diperjuangkan Rini sempat dikritik sebagai upaya menjual aset perusahaan pelat merah.

Tapi semua kritik ditepis Rini. Dia menegaskan, kereta cepat bukan proyek bohongan karena prosesnya pembangunannya terus berjalan. Sedangkan holding BUMN, dia mengatakan, sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan kinerja BUMN.

Berikut proyek kereta cepat JKT-BDG dan holding BUMN yang sedang dikawal Rini:

(hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed