Follow detikFinance
Kamis 28 Dec 2017, 20:48 WIB

Kemenhub Godok Formula Baru Tarif Kereta Jarak Jauh 2018

Selfie Miftahul Jannah - detikFinance
Kemenhub Godok Formula Baru Tarif Kereta Jarak Jauh 2018 Foto: Rinto Heksantoro/detikcom
Jakarta - Pemerintah sedang menggodok formula tarif untuk kereta rute jarak jauh di 2018 nanti. Hal ini disampaikan Direktur Jendral (Dirjen) Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Zulfikri, di Stasiun Pasar Senen, Kamis (28/12/2017)

"Di tahun 2018 nanti, ada formula tarif yang berbeda yaitu kita melibatkan tarif parsial. Yang akan kita terapkan untuk jarak antar kota. Kalau kita kemarin terapkan itu semua flat satu tarif, untuk jauh dekat, untuk 2018 ini kita akan berlakukan dengan 3 macam tarif," jelas Zulfikri.


Zulfikri menjelaskan, nantinya untuk zona Jakarta-Cirebon, Jakarta-Surabaya, Jakarta-Semarang dan sebaliknya akan diberlakukan harga yang berbeda.

"Yang pertama tarif jarak jauh ada tiga zona jadi itu tergantung. Jadi katakanlah itu jaraknya ke Surabaya, kemudian kita akan terapkan lagi Jakarta- Cirebon, Semarang dan Surabaya. Jadi ini ada tiga zona, kemudian untuk jarak sedang kita terapkan, dua zona jadi itu yang akan berbeda di tahun 2018," papar dia.


Sebagai informasi, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jendral (Dirjen) Perkeretaapian, sudah melaksanakan penandatanganan kontrak Public Service Obligation (PSO) untuk tahun 2018.

Total anggaran subsidi untuk Kereta Api Indonesia (KAI) dalam memfasilitasi kebutuhan angkutan masyarakat di kelas ekonomi naik 14% dari tahun 2017. Kemenhub menganggarkan subsidi Rp 2,39 triliun untuk 2018 dari sebelumnya yaitu Rp 2,09 triliun di tahun 2017. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed